Banjir dan Longsor di Nepal Tewaskan 40 Orang

Willy Haryono - 13 Agustus 2017 17:50 wib
Warga saling membantu dalam musibah banjir di distrik Birgunj Parsa, Nepal, 13 Agustus 2017. (Foto: AFP/STR/DIS)
Warga saling membantu dalam musibah banjir di distrik Birgunj Parsa, Nepal, 13 Agustus 2017. (Foto: AFP/STR/DIS)

Metrotvnews.com, Kathmandu: Musibah banjir dan tanah longsor di Nepal menewaskan sedikitnya 40 orang, Minggu 13 Agustus 2017. Ribuan orang lainnya terpaksa mengungsi ke tempat aman di tengah musim hujan deras. 

Banjir dan longsor telah menghancurkan sejumlah rumah dan infrastruktur di lebih dari 12 distrik Nepal sejak Jumat kemarin. Sejumlah orang terlihat memanjat pohon untuk menghindari arus banjir. 

"Sejak Jumat, sedikitnya 40 orang tewas dalam banjir dan longsor," ucap juru bicara Kementerian Dalam Negeri Deepak Kafle kepada AFP

"Tim penyelamat sedang bekerja keras di daerah terdampak bencana. Kami juga menyalurkan bantuan kepada para korban," lanjut dia. 

Palang Merah mengklaim korban tewas di Nepal sudah mencapai sedikitnya 53 orang, dengan puluhan lainnya terluka dan masih dinyatakan hilang. 

Di kawasan resor wisata di Sauraha, Chitwan, sejumlah hotel memindahkan para tamunya ke lantai yang lebih tinggi. Seorang pemilik hotel menggunakan gajah untuk memindahkan para turis ke jalan raya dan bandara agar dapat kembali ke Kathmandu. 

Musim Hujan

Perdana Menteri Nepal Sher Bahadur Deuba mengungkapkan belasungkawa atas musibah ini dan meminta semua orang untuk tetap tenang. 

"Saya sudah menginstruksikan otoritas terkait untuk menyelamatkan korban, memindahkan mereka ke lokasi aman dan segera salurkan bantuan. Empat agensi keamanan sudah bekerja," ungkap PM Sher. 

Hampir 100 orang tewas tahun lalu di Nepal di tengah musim penghujan, yang biasanya dimulai pada akhir Juni hingga Agustus. 

Pekan lalu, empat gadis dari satu keluarga tenggelam saat mereka terjatuh ke selokan yang dilanda banjir di Nepal. 

Departemen Cuaca Nepal mengeluarkan peringatan terbaru bahwa hujan deras akan terus mengguyur negeri hingga Senin besok. Sejumlah distrik dianjurkan menutup sekolah, dan warga disarankan tetap berada di rumah masing-masing.

 


(WIL)

ADVERTISEMENT
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ASIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 19-08-2017