DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.052.810.215 (14 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Hasil KTT LB OKI di Jakarta Harus Jadi Referensi Kemerdekaan Palestina

Fajar Nugraha - 12 April 2016 16:51 wib
Menlu Retno Marsudi di pertemuan OKI (Foto: Dok.Kemlu)
Menlu Retno Marsudi di pertemuan OKI (Foto: Dok.Kemlu)

Metrotvnews.com, Istanbul: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berbicara dalam pertemuan Organisasi Kerja sama Islam (OKI) di Istanbul, Turki. Menlu menyebutkan hasil KTT Luar Biasa OKI di Jakarta jadi referensi kemerdekaan Palestina.

Memberikan pidatonya dalam pertemuan tingkat Menteri Luar Negeri OKI ke-13, Menlu menyebutkan bahwa persatuan menjadi hal penting dalam menegakan perdamaian, keadilan dan kemakmuran. Ini tentunya sangat sesuai dengan perjuangan kemerdekaan Palestina.

"Hasil dari KTT Luar Biasa OKI ke-5 di Jakarta, harus menjadi referensi bagi kemerdekaan Palestina," ujar Menlu Retno, seperti dikutip dari akun Twitter resmi Kementerian Luar Negeri RI, Selasa (12/4/2016).

KTT LB OKI di Jakarta, menjadi pengingat kembali mengenai isu kemerdekaan Palestina. Khususnya setelah di Timur Tengah disibukkan dengan isu ISIS dan kondisi keamanan di wilayah.

Deklarasi Jakarta dan komitmen dari KTT LB OKI di Jakarta menjadi hal yang penting dalam pertemuan ini.

Menlu juga mengingatkan tantangan yang dihadapi oleh OKI saat ini. Berpikir kreatif dan saling belajar antara satu sama lain bisa menjadi pemecahan dari tantangan yang ada.

"Terorisme dan ekstremisme menjadi ancaman bagi seluruh pihak, negara dan kepercayaan. Terorisme tidak memiliki agama ataupun kewarganegaraan," pungkasnya.

"Islam sebagai Rahmatan lil' alamin. Bisa menjadi pendorong persatuan melawan terorisme dan ekstremisme," tegas mantan Dubes RI untuk Belanda itu.

Selain itu Menlu Retno mengingatkan kembali bawah konflik antara anggota OKI mengalihkan  perhatian dalam upaya memerangi terorisme, isu Palestina dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh umat.

Banyaknya umat yang saat ini berada di pusat pengungsi dan bermukim sementara di Eropa serta melintas Laut Andaman, OKI harus segera bertindak. OKI menurut Menlu, harus mengatasi akar dari permasalahan krisis pengungsi.

"Mengembangkan industri dari umat, oleh umat dan umat, bisa membawa kesejahtaraan untuk banyak pihak," tukas Menlu.
 


(FJR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KTT OKI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ASIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 18-11-2018