DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 40.273.617.416 (15 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Enam Prajurit Myanmar Terluka Diserang Gerilyawan

Arpan Rahman - 07 Januari 2018 15:00 wib
Prajurit Myanmar bersiaga di Rakhine. (Foto: AFP)
Prajurit Myanmar bersiaga di Rakhine. (Foto: AFP)

Taungpyo: Enam tentara Myanmar terluka dalam serangan gerilyawan di negara bagian Rakhine utara. Myanmar menyebut penyerang berasal dari Angkatan Bersenjata Arakan Rohingya (ARSA).

ARSA adalah kelompok militan yang dituduh menyerang pos-pos polisi pada Agustus tahun lalu. Penyerangan itu memicu operasi militer Myanmar yang membuat ratusan ribu Rohingya mengungsi.

Pada Jumat 5 Januari, lebih dari 20 gerilyawan menggunakan bom rakitan untuk menyerang sebuah truk yang mengangkut tentara dari kota Taungpyo di Rakhine utara.

"Ada enam tentara yang dibawa ke sebuah rumah sakit militer," kata petugas polisi penjaga perbatasan Sann Oo melalui telepon, Sabtu, seperti dilansir US News, Minggu 7 Januari 2018.

September lalu, PBB menggambarkan tindakan keras tentara Myanmar terhadap minoritas Muslim Rohingya sebagai pembersihan etnis.

Amerika Serikat (AS) juga menyatakan bahwa kekerasan pada Muslim Rohingya merupakan "pembersihan etnis." Pemerintahan Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada 21 Desember bahwa mereka memberi sanksi pada Mayjen Maung Maung Soe, yang sampai saat ini bertanggung jawab atas operasi keamanan di Rakhine .

Militer Myanmar mengeluarkan sebuah laporan pada November, yang mengatakan bahwa sebuah penyelidikan internal telah membuktikan bahwa tentaranya tidak melakukan pelanggaran, termasuk tuduhan pemerkosaan dan pembunuhan di Rakhine.



(WIL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KONFLIK MYANMAR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ASIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 16-10-2018