Logo Baru Kerja Sama Selatan-Selatan, Rangkul Mitra Pembangunan RI

Sonya Michaella - 13 September 2017 10:14 wib
Staf Ahli Bidang Manajemen Kementerian Luar Negeri RI, Wajid Fauzi resmikan logo baru kerja sama selatan-selatan (Foto: Sonya Michaella/Metrotvnews.com).
Staf Ahli Bidang Manajemen Kementerian Luar Negeri RI, Wajid Fauzi resmikan logo baru kerja sama selatan-selatan (Foto: Sonya Michaella/Metrotvnews.com).

Metrotvnews.com, Jakarta: Tahun 2017 merupakan tahun yang penting bagi Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS) yang digerakkan Indonesia di mana Tim Koordinasi Nasional KSS meluncurkan logo baru untuk lebih membumikan KSS kepada masyarakat.
 
"Peluncuran logo ini juga sebagai ajang promosi dari KSS agar masyarakat bisa lebih mengerti dan paham soal kerja sama ini," kata Staf Ahli Bidang Manajemen Kementerian Luar Negeri RI, Wajid Fauzi dalam pidato pembukaannya di Hotel Doubletree by Hilton, Jakarta, Rabu 13 September 2017.
 
"Selain meluncurkan program baru, Tim Kornas juga meluncurkan laporan tahunan dari KSS," lanjut dia.
 
Wajid menyebutkan, Indonesia kini tak hanya menjadi negara penerima bantuan dari negara-negara lain, tetapi menjadi negara penyumbang bantuan, terutama untuk negara-negara berkembang kawasan Selatan-Selatan.
 
"Enam tahun terakhir, Indonesia memiliki mitra kerja sama yang sangat membangun satu sama lain dan diharapkan terus berkembang di masa mendatang," tutur dia.
 
Salah satu komponen yang diharapkan Wajid untuk KSS adalah segera diselesaikannya Peraturan Presiden untuk KSS, agar menjadi sebuah kerangka yang memayungi kinerja KSS.
 
"Semoga akhir tahun 2017 ini bisa selesai, agar Perpres KSS bisa memayungi dan mengkoordinasi serta jadi landasan bagi peluang kerja sama triangular dengan mitra pembangunan lainnya," ungkap Wajid.
 
Wajid menuturkan, Indonesia sangat berkomitmen untuk membuat KSS lebih besar lagi untuk terus bekerja sama dengan negara-negara mitra, terutama di bidang ekonomi.
 
Mitra negara Selatan untuk KSS sendiri antara lain mulai dari Benua Amerika yaitu Suriname, lalu di Benua Afrika ada Ethiophia, Kenya, Madagaskar, Mozambik, Afrika Selatan, Tanzania, Ghana, Liberia, Maladewa, Namibia, Niger, Nigeria, Seychelles, Sudan dan Zambia.
 
Bergerak ke Timur Tengah ada Palestina dan di Benua Asia terdapat Myanmar, Sri Lanka, Laos, Kamboja, Bhutan, Timor Leste, Vietnam, Bangladesh, Afghanistan, Brunei, India, Iran, Kirgistan, Malaysia dan Mongolia. Tak ketinggalan wilayah Pasifik yaitu Fiji, Papua Nugini, dan Samoa.
 
Selain dihadiri oleh pejabat Kemenlu RI, peluncuran logo baru KSS ini juga dihadiri oleh mitra kerja sama KSS yaitu Bappenas, Kementerian Keuangan RI dan juga Kementerian Sekretariat Negara RI.



(FJR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KEMENLU
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ASIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 20-11-2017