DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 19.955.605.901 (19 SEP 2018)

Myanmar Janji Prioritaskan Repatriasi Rohingya

Sonya Michaella - 12 April 2018 09:36 wib
Pengungsi Rohingya yang masih tertampung di Bangladesh. (Foto: AFP)
Pengungsi Rohingya yang masih tertampung di Bangladesh. (Foto: AFP)

Naypyitaw: Myanmar berjanji bahwa repatriasi Rohingya akan menjadi prioritas mereka. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Kesejahteraan Sosial Win Myat Aye yang memimpin proses perbaikan Rakhine.

Ia baru saja bertemu dengan 50 pengungsi yang tiba di kamp pengungsi di Kutupalong, tenggara Bangladesh dan mengatakan bahwa Myanmar jelas mengutamakan repatriasi.

"Yang paling penting adalah memulai proses repatriasi sesegera mungkin. Kami bisa mengatasi semua kesulitan itu," kata Win.


Menteri Kesejahteraan Sosial Myanmar Win Myat Aye/AFP

Ia juga menambahkan, Myanmar sedang mencoba memproses agar Rohingya bisa mendapatkan status kewarganegaraan. 

Sementara itu, seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Bangladesh mengaku ingin menunjukkan kepada Myanmar soal tantangan yang dihadapi negaranya dalam menangani para pengungsi.

Dilansir dari Radio Free Asia, Kamis 12 April 2018, direncanakan Win akan bertemu Menlu Bangladesh untuk membicarakan proses repatriasi Rohingya lebih lanjut.

Sementara Bangladesh ingin Rohingya kembali ke Rakhine, para pengungsi tersebut enggan untuk masuk lagi ke wilayah itu. Mereka takut akan terjadi lagi penganiayaan dan penyiksaan.

Selama ini, Myanmar menampik tuduhan adanya pembersihan etnis di Rakhine yang membuat hampir satu juta Rohingya melarikan diri ke perbatasan Bangladesh.

Mereka menganggap pasukannya melancarkan operasi kontra-pemberontakan yang sah pada 25 Agustus 2017 lalu sebagai tanggapan atas serangan militer dari Rohingya. 





(FJR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KONFLIK MYANMAR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ASIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 20-09-2018