Agen Adelina Bayar Kompensasi Lewat KJRI Penang

Sonya Michaella - 14 Februari 2018 15:06 wib
Menlu Retno Marsudi menyebutkan bahwa agen Adelina Jemirah membayar kompensasi melalui KJRI Penang (Foto: Marcheilla Ariesta).
Menlu Retno Marsudi menyebutkan bahwa agen Adelina Jemirah membayar kompensasi melalui KJRI Penang (Foto: Marcheilla Ariesta).

Jakarta: Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan salah satu dari tim KJRI Penang telah menemui agen dari Adelina Jemirah, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang tewas di Malaysia karena diduga disiksa majikannya.
 
(Baca: Menlu: TKI Tewas di Penang Bernama Adelina Jemirah).
 
"Satu dari tim kita di KJRI Penang sudah menemui agen yang mendatangkan Adelina dan membicarakan soal kompensasi," kata Menlu Retno ketika ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu 14 Februari 2018.
 
"Kompensasi sudah disetujui oleh agen dan uang sudah ada di tangan kita," lanjut dia.
 
Saat ini, Pemerintah Indonesia masih menunggu hasil post mortem dan juga mengenai persidangan tiga orang yang merupakan majikan dari Adelina.
 
"Pengembalian jenazah ke Indonesia tergantung post mortem sudah selesai apa belum," ucap Menlu Retno.
 
Menurut keterangan otoritas di Negeri Jiran, proses post mortem akan selesai hari ini.
 
Terkait dengan tewasnya Adelina, otoritas Malaysia juga sudah menangkap tiga orang, terdiri dari ibu dan dua kakak beradik, yang diduga adalah majikan Adelina.
 
Adelina ditemukan sedang tidur di tikar di luar rumah. Kabarnya, sudah sebulan lebih ia tak boleh masuk rumah dan harus tidur di luar bersama anjing peliharaan majikan.
 
(Baca: Dubes Malaysia: Pembunuh Adelina Diancam Hukuman Mati).
 
Dari hasil autopsi, ditemukan ada beberapa luka memar di kepala dan wajah Adelina. Selain itu, kaki tangannya juga positif infeksi serta kegagalan organ karena anemia.
 
Sang majikan sempat membawa Adelina ke kantor polisi setelah seorang asisten anggota parlemen melaporkan kasus itu ke pihak kepolisian. Oleh polisi, Adelina dibawa ke Rumah Sakit Bukit Mertajam dan meninggal pada hari Minggu 11 Februari 2018.
 
Adelina ditemukan sekitar rumah majikannya pukul 20.00 malam pada hari Sabtu oleh anggota parlemen Bukit Mertajam, Steven Sim.
 
Kasus tersebut sedang diselidiki berdasarkan Pasal 302 KUHP Malaysia tentang pembunuhan. Jika terbukti bersalah, pelaku penyiksaan Adelina bisa dihukum mati.



(FJR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TKI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ASIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 23-05-2018