Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.400.516.227 (19 JUNI 2018)

Diduga Perekrut Teroris, 249 Orang Ditangkap Otoritas Malaysia

Marcheilla Ariesta - 13 Maret 2018 18:57 wib
Malaysia tahan 249 orang terduga perekrut teroris. (Foto: Medcom.id).
Malaysia tahan 249 orang terduga perekrut teroris. (Foto: Medcom.id).

Kuala Lumpur: Otoritas Malaysia menangkap 249 orang yang diduga merekrut anggota untuk tujuan terorisme melalui media sosial. Di antara para tersangka, ada beberapa warga negara asing.

Deputi Menteri Dalam Negeri Masir Kujat mengatakan 240 orang melakukan operasi mereka melalui Facebook, delapan menggunakan Twitter dan seorang memakai Instagram untuk merekrut anggota.

"Penangkapan dilakukan sebagai hasil intelijen polisi dan pemantauan oleh Counter Messaging Center," ucapnya kepada Parlemen, seperti dilansir dari Channel News Asia, Selasa 13 Maret 2018.

Pusat pemantauan ini didirikan pada 2016 untuk mengekang pengaruh kelompok Islamic State (ISIS) secara daring.

Menteri menambahkan bahwa pemerintaj juga memantau 3.871 akun Facebook, sementara 800 akun lainnya diblokir untuk mencegah penyebaran ideologi ekstremis di internet.

"Di Twitter, sebanyak 76 orang dipantau dan sembilan akun diblokir, sementara Instagram ada 72 orang yang sedang kita pantau," terangnya.

Dia menyebutkan, saat ini sudah ada 19 orang, termasuk warga asing, ditahan dan menjalani program deradikalisasi di bawah Undang-Undang Terorisme 2015 (POTA).

"Deradikalisasi secara sistematis dilaksanakan dengan menggunakan modul terpadu bagi teroris yaitu mencakup aspek nilai religius, kewarganegaraan, psikologi, keluarga dan moral," ungkapnya.

Masir menambahkan, keberhasilan program tersebut akan terlihat saat tahanan dibebaskan dan kembali ke masyarakat. Dia berharap dengan program ini, kegiatan terorisme di negaranya berkurang.
(FJR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TERORIS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ASIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 19-06-2018