DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.000.625.454 (13 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Pentingnya Diplomasi Pertahanan untuk Perdamaian Dunia

Marcheilla Ariesta - 11 Juli 2018 11:48 wib
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto dalam pembukaan Indonesia International Defense Science Seminar (IIDSS) 2018. (Foto: Marcheilla Ariesta).
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto dalam pembukaan Indonesia International Defense Science Seminar (IIDSS) 2018. (Foto: Marcheilla Ariesta).

Jakarta: Diplomasi pertahanan bukanlah hal baru bagi Indonesia, namun kemampuan ini harus diperkuat. Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto dalam pembukaan Indonesia International Defense Science Seminar (IIDSS) 2018.
 
"Diplomasi pertahanan adalah salah satu bentuk diplomasi yang memanfaatkan sumber daya pertahanan negara dengan cara dan metode diplomatik untuk kepentingan damai," ucap Wiranto di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Rabu 11 Juli 2018.
 
Menurut dia, perdamaian dunia merupakan hal yang perlu diperjuangkan. Pasalnya membutuhkan komitmen, sumber daya yang banyak, strategi dan kerja keras yang berkelanjutan.
 
Sementara itu, ancaman terhadap keamanan di Indonesia bahkan dunia masih sangat tinggi, terutama dalam hal terorisme. Wiranto mengatakan ancaman malah semakin kompleks, namun upaya dan kemampuan untuk menghadapinya masih sangat terbatas.
 
"Jika melihat potret lingkungan secara umum, dapat diungkapkan dalam dua frase, yakni ketidakmampuan lingkungan strategis yang tinggi dan kompleksitas ancaman," imbuhnya.
 
Dia mencontohkan serangan terorisme Mei lalu yang terjadi di Surabaya. Indonesia belum bisa lepas dari ancaman terorisme tersebut, kata dia.
 
Sementara itu, berbagai tantangan keamanan yang bisa berdampak pada perdamaian global juga terus bermunculan. Kasus regional bisa berdampak pada perdamaian dunia dan efek berlapisnya bisa merambat ke berbagai negara.
 
Karenanya, ucap Wiranto, dia setuju untuk mendorong penguatan diplomasi pertahanan. Menurut dia, penting meminta suara dan pendapat dari banyak pihak untuk dikembangkan demi kepentingan bersama.
 
Wiranto berharap seminar IIDSS 2018 dapat mengeluarkan inspirasi dan dorongan bagi para pembuat kebijakan dalam memperkuat diplomasi pertahanan di kawasan regional dan global.


(FJR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PERTAHANAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ASIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 13-11-2018