DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Pria India Tewas Tersedot di Mesin Pemindai Medis

Marcheilla Ariesta - 30 Januari 2018 12:51 wib
Rajesh tewas tersedot mesin MRI. (Foto: New York Post).
Rajesh tewas tersedot mesin MRI. (Foto: New York Post).

New Delhi: Rajesh Maruti Maru, 32, tewas usai tersedot mesin Magnetic Resonance Imaging (MRI). Dia tengah menemani ibu mertuanya kala terjebak dalam mesin berkekuatan magnet tersebut.

"Kekuatan magnet mesin mengisapnya. Kami tidak yakin bagaimana dia berada di dekat mesin. Saat ini penyelidikan sedang berlangsung," ujar Dr. Ramesh Bharmal, kepala Rumah Sakit Kota BYL Nair Mumbai, seperti dilansir dari New York Post, Selasa 30 Januari 2018.

Staf rumah sakit mengklaim tombol pada tangki oksigen terbuka saat Rajesh tersedot ke dalam ruangan. Insiden ini menyebabkan tangki tersebut bocor.

Sementara itu, keterangan dari keluarga Rajesh, memang benar dia membawa tangki oksigen tersebut. Seorang staf memintanyna membawa tabung oksigen tersebut ke dalam ruangan.

Namun, seharusnya mesin dimatikan saat ada barang logam di dalam ruangan. "Begitu Rajesh masuk dengan tabung, ternyata mesinnya menyala," ucap kerabatnya Harish Solanki.

Selama pengujian MRI, sangat penting bahwa tak ada barang logam di dalam ruang tersebut.

Akibatnya, tangan pria tersebut terjebak dalam mesin bersama dengan tangki oksigen. Harish dan staf rumah sakit bergegas menarik tubuh Rajesh yang berdarah keluar dari mesin.

Dia langsung dibawa ke unit gawat darurat rumah sakit. Sayangnya, 10 menit kemudian nyawa Rajesh tak dapat tertolong lagi.

Harish menyalahkan pihak rumah sakit karena lalai dalam pekerjaan. "Itu kecerobohan mereka yang mengakibatkan Rajesh meninggal," imbuhnya.

Polisi mengatakan Dr. Siddhant Shah dan staf yang mengizinkan Rajesh masuk ruangan Vitthal Chavan sudah diamankan. Mereka saat ini menjadi tersangka sekaligus akan dimintai keterangan.


(FJR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG INDIA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DUNIA UNIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 14-12-2018