Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.408.300.797 (20 JUNI 2018)

Fosil Mansourasaurus Ditemukan di Gurun Sahara

- 30 Januari 2018 11:59 wib
Ilustrasi penampakan Mansourasaurus. (Foto: Andrew McAfee / Carnegie Museum of Natural History)
Ilustrasi penampakan Mansourasaurus. (Foto: Andrew McAfee / Carnegie Museum of Natural History)

Washington: Fosil dinosaurus berukuran besar dengan leher panjang berkaki empat diklaim telah ditemukan oleh sejumlah ilmuwan di wilayah Gurun Sahara yang berbatasan dengan Mesir. Fosil hewan purba yang diperkirakan berusia 80 juta tahun itu menandari periode waktu misterius pergerakan dinosaurus di wilayah Afrika.

Sejumlah ilmuwan menyebut fosil dinosaurus itu berasal dari periode cretaceous kuno bernama Mansourasaurus Shahinae. Dengan panjang hampir 10 meter dan berat 5,5 ton, Mansourasaurus merupakan anggota kelompok titanosaurus yang termasuk hewan darat terbesar di bumi.

Seperti kebanyakan titanosaurus, Mansourasaurus memiliki osteoderms atau sisik-sisik sikloid di kulitnya. Hewan ini diperkirakan tinggal di dekat pantai samudera purba yang mendahului Laut Mediterania. Mansourasaurus juga disebut sebagai hewan dari 15 juta tahun terakhir era mesozoikum di daratan Afrika.

Ahli Paleontologi Universitas Mesir Mansoura Hesham Sallam menyebut fosil Mansourasaurus pertama kali ditemukan di Oasis Dakhla, Mesir Tengah. Wilayah ini merupakan wilayah vertebrata di daratan Afrika yang paling lengkap sekitar 30 juta tahun sebelum kepunahan dinosaurus secara massal.

Penelitian yang dipublikasikan ke jurnal Nature Ecology and Evolution sebagaimana dilansir Gulfnews dari Reuters menyebut para ilmuwan pertama kali menemukan fosil Mansourasarurus berupa bagian tengkorak, rahang bawah, tulang belakang, tulang rusuk, bahu dan kaki depan, kaki belakang, dan osteodermata.

Mayoritas wilayah Afrika yang diselimuti oleh padang rumput, sabana, dan hutan hujan membuat potensi temuan fosil dinosaurus sangat kecil.

Sementara itu Ahli Paleontologi dari Carnegie Museum of Natural History di Pittsburgh Matt Lamanna mengatakan meskipun berukuran besar Mansourasaurus disebut tidak lebih besar dari dinosaurus kelompok titanosaurus yang lainnya.

Mansourasaurus lebih kecil dari kerabatnya seperti Argentinosaurus Amerika Selatan, Dreadnoughtus, dan Patagotitan, serta Paralititan Afrika yang memiliki panjang mencapai 30 meter.

Meski ditemukan di wilayah Afrika, temuan Mansourasaurus disebut lebih dekat hubungannya dengan titanosauria Eropa dan Asia termasuk Amerika Selatan.

Temuan fosil Mansourasaurus menunjukkan bahwa setidaknya beberapa dinosaurus diketahui pernah bergerak di antara wilayah Afrika utara dan Eropa Selatan pada akhir mesozoikum.

"Ini bertentangan dengan hipotesis lama yang berpendapat bahwa fauna dinosaurus tidak pernah melewati wilayah itu," jelas Lamanna.


(MEL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG DINOSAURUS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DUNIA UNIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 24-06-2018