DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 12.710.947.522 (17 AGUSTUS 2018)

Skandal Pelecehan Seksual, Nobel Sastra 2018 Ditiadakan

Marcheilla Ariesta - 04 Mei 2018 21:11 wib
Ilustrasi oleh Medcom
Ilustrasi oleh Medcom

Stockholm: Penghargaan Hadiah Nobel Sastra 2018 ditiadakan. Lembaga penentu pemenang nobel, The Swedish Academy mengatakan tak adanya penerima penghargaan tahun ini bukan karena kekurangan penulis layak, melainkan ada skandal pelecehan seksual.
 
Jean-Claude Arnault, seorang fotografer yang memiliki keterkaitan erat dengan The Swedish Academy dituding menggunakan namanya di dunia seni untuk memaksa perempuan melakukan hubungan seks. Bahkan, ada laporan bahwa Arnault meraba-raba tubuh putri mahkota Swedia, Victoria.
 
Sementara itu, pengacaranya membantah semua tudingan yang dialamatkan pada Arnault.
 
"Krisis di Akademi Swedia telah mempengaruhi Hadiah Nobel. Keputusan mereka menggarisbawahi keseriusan situasi dan akan membantu menjaga reputasi jangka panjang Hadiah Nobel," ujar salah satu anggota Akademi Swedia dalam sebuah pernyataan tertulis, seperti dilansir dari laman New York Times, Jumat 4 Mei 2018.
 
Arnault menikah dengan seorang anggota akademi, Katarina Frostenson. Dia juga dekat dengan salah satu pemilik The Swedish Academy.
 
Sebenarnya, keluhan mengenai pelecehan seksual yang dilakukan Arnault sudah lama terjadi. Namun, baru belakangan ini mencuat tajam dan menimbulkan kemarahan publik.
 
Peter Englund, anggota dari akademi, menulis dalam surat elektronik. Dia mengatakan keputusan The Swedish Academy tepat. "Saya rasa ini adalah keputusan yang bijaksana, mengingat gejolak batin Akademi dan kemarahan publik. Siapa yang benar-benar peduli untuk menerima penghargaan dalam keadaan ini?"
 
Pengumuman bahwa tidak akan ada penghargaan Nobel Sastra di 2018 merupakan yang terbaru dalam serangkaian pukulan ke akademi itu. Hal ini terjadi usai gerakan #MeToo, yang telah menarik perhatian dunia.


(FJR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PERISTIWA UNIK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DUNIA UNIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 18-08-2018