DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.052.810.215 (14 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Mabuk, Kopilot Jepang Diadili di Inggris

Fajar Nugraha - 02 November 2018 19:11 wib
Pilot maskapai Japan Airlines diadili karena menenggak alkohol berlebih. (Foto: AFP).
Pilot maskapai Japan Airlines diadili karena menenggak alkohol berlebih. (Foto: AFP).

Tokyo: Seorang kopilot Japan Airlines ditangkap di London awal pekan ini karena menenggak minuman keras. Diketahui kadar alkohol hampir sepuluh kali lebih dari batas alkohol legal sesaat sebelum lepas landas di Inggris.
 
Para kopilot mabuk, yang diidentifikasi sebagai Katsutoshi Jitsukawa, ditangkap di Bandara Heathrow London, Minggu 28 Oktober 2018 setelah tes yang dilakukan hanya 50 menit sebelum lepas landas mengungkapkan tingkat alkohol dalam tubuhnya.
 
"Bau alkohol terendus oleh hidung sensitif seorang pengemudi bus. Sopir itu mencium bau alkohol dan melaporkannya ke polisi," menurut stasiun televisi Jepang NHK, seperti dikutip Times, Jumat, 2 November 2018.
 
"Sebuah tes kemudian mengungkapkan bahwa Jitsukawa memiliki 189 miligram alkohol per 100 mililiter darah. Angka itu hampir 10 kali lipat dari batas legal 20 mg untuk pilot," menurut kantor berita Inggris, BBC.
 
Jitsukawa diketahui telah dijadwalkan untuk bertugas dalam penerbangan dari London ke Tokyo. Penerbangan itu akhirnya diketahui terlambat satu jam dan Jitsukawa tidak naik ke pesawat.
 
Kopilot berusia 42 tahun itu menyebutkan kadar alkohol yang tinggi karena dia mengkonsumsi alkohol dalam jumlah besar dan kamar hotel, semalam sebelum bertugas. Jitsukawa pun  dihadapkan di pengadilan London pada Kamis 31 Oktober dan mengaku bersalah karena melebihi batas alkohol.
 
Dia diperkirakan akan tetap ditahan sampai hukumannya pada 29 November. Japan Airlines pun mengeluarkan permintaan maaf atas insiden ini dan berjanji akan mengambil tindakan untuk mencegah kejadian serupa terulang.
 
Kementerian Transportasi Jepang juga menanggapi insiden tersebut, berjanji untuk menerapkan standar nasional untuk tingkat alkohol dalam darah. Sebelumnya, Negeri Sakura telah mengizinkan maskapai penerbangan untuk menetapkan batas masing-masing.
 
Dalam kasus terpisah pekan lalu, maskapai penerbangan domestik Jepang, All Nippon Airways, dipaksa untuk meminta maaf setelah lima penerbangan ditunda akibat ulah pilot yang mabuk.


(FJR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PERISTIWA UNIK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DUNIA UNIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 18-11-2018