DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 19.911.330.901 (18 SEP 2018)

Wabah Listeria Paksa Kenya Larang Produk Daging Afrika Selatan

Fajar Nugraha - 07 Maret 2018 17:00 wib
Kenya larang daging asal Afrika Selatan karena listeria (Foto: AFP).
Kenya larang daging asal Afrika Selatan karena listeria (Foto: AFP).

Nairobi: Kementerian Kesehatan Kenya mengumumkan larangan impor dan penjualan produk daging olahan asal Afrika Selatan. Larangan disebabkan wabah listeria yang telah menewaskan sedikitnya 180 orang.

(Baca: 4 Warga Australia Tewas Akibat Konsumsi Melon Terkontaminasi).

Kenya adalah negara pertama di Afrika yang melarang produk daging siap saji dari Afrika Selatan yang mencakup poloni,- versi lokal sosis-,irisan ham dan sosis Frankfurter.
 
"Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesehatan masyarakat terlindungi dan sebagai tindakan pencegahan, kami menghentikan impor dan penjualan produk ini," pernyataan pihak Kementerian Kesehatan Kenya, seperti dilaporkan AFP, Rabu 7 Maret 2018.
 
Sebelumnya, Mozambik, Namibia, Botswana, Zambia, Malawi, Swaziland dan Zimbabwe juga telah memblokir impor produk tersebut, termasuk yang dilakukan oleh pabrik Enterprise, yang dimiliki oleh Tiger Brands,- yang merupakan sumber wabah,- dan yang lainnya diproduksi oleh Rainbow Chickens.
 
Sejak Januari 2017, 948 orang di Afrika Selatan telah mengontrak listeriosis,-penyakit yang disebabkan oleh bakteri dari tanah, air, vegetasi dan kotoran hewan yang dapat mencemari makanan segar,- terutama daging.
 
Hingga kini menurut data resmi sedikitnya 180 orang dilaporkan telah tewas. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebelumnya mengatakan bahwa wabah listeriosis Afrika Selatan diyakini terbesar di seluruh dunia.
 
Infeksi ini terutama menyerang anak-anak dan memiliki masa inkubasi tiga minggu, sehingga sulit untuk dilacak.
 
Kontaminasi pada manusia -terutama yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang terganggu- dapat menyebabkan penyakit seperti flu, infeksi pada aliran darah dan, pada kasus-kasus yang parah, infeksi otak yang dapat berakibat fatal.


(FJR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG LISTERIA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DUNIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 19-09-2018