Arab Saudi Gagalkan Rencana ISIS Serang Dua Gedung Kemenhan

Willy Haryono - 12 September 2017 14:12 wib
Barang bukti yang disita petugas Arab Saudi dari  pelaku bom bunuh diri di Riyadh, 11 September 2017. (Foto: SPA)
Barang bukti yang disita petugas Arab Saudi dari pelaku bom bunuh diri di Riyadh, 11 September 2017. (Foto: SPA)

Metrotvnews.com, Riyadh: Agensi Keamanan Negeri Arab Saudi mengklaim telah berhasil menggagalkan rencana kelompok militan Islamic State (ISIS) yang hendak menyerang dua gedung milik Kementerian Pertahanan. 

Riyadh juga mengumumkan penangkapan sejumlah "sel intelijen" yang bekerja untuk "kubu asing" dengan tujuan mengacaukan kehidupan masyarakat Arab Saudi.

Seperti dikutip Asharq al-Awsat, Senin 11 September 2017, otoritas Arab Saudi tidak mengumumkan identitas "kubu asing" yang dimaksud, namun mengatakan mereka yang ditangkap adalah warga lokal dan asing. 

Terbongkarnya plot teror ISIS merupakan prestasi pertama dari Agensi Keamanan Negeri Arab Saudi yang belum lama ini dibentuk. 

Sejumlah militan ISIS yang ditangkap terkait renacna teror berasal dari Yaman. Mereka diidentifikasi sebagai Ahmed Yasser al-Kaldi dan Ammar Ali Mohammed. Dua warga Arab Saudi terkait keduanya juga ditahan.

Menurut pernyataan resmi Arab Saudi, dua simpatisan ISIS yang mengenakan jaket peledak berhasil ditangkap saat mereka bergerak menuju lokasi sasaran. Saat ditangkap, keduanya membawa senjata api, pisau, jaket peledak dan sembilan granat. 

Sebuah kamp pelatihan militan ISIS juga ditemukan petugas di permukiman Rimal di Riyadh. 

Investigasi mengenai rencana ISIS dan penangkapan "sel intelijen" di Arab Saudi masih berlanjut. Riyadh bejanji mengungkapkan detail lebih lanjut di lain waktu. 

Seorang sumber dari Agensi Keamanan Negeri Arab Saudi mengatakan para sel yang ditangkap petugas bertekad memicu kekacauan di dalam negeri. 

Ia juga menyebut para sel itu diketahui sering terlibat dalam seminar dan konferensi mencurigakan, yang dijadikan kedok untuk merekrut sejumlah pemuda demi menyerang pemerintah Arab Saudi. 


(WIL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG ISIS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DUNIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 20-11-2017