Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp 5.963.078.120 (13 AGUSTUS 2018)

Kepolisian Afsel Gerebek Rumah Pengusaha Teman Zuma

Arpan Rahman - 14 Februari 2018 17:44 wib
Anggota unit elite kepolisian Afsel dalam penggeledahan rumah Gupta di Johannesburg, 14 Februari 2018. (Foto: AFP/WIKUS DE WET)
Anggota unit elite kepolisian Afsel dalam penggeledahan rumah Gupta di Johannesburg, 14 Februari 2018. (Foto: AFP/WIKUS DE WET)

Johannesburg: Sebuah unit elite kepolisian Afrika Selatan menutup jalan di sekitar rumah seorang pengusaha yang merupakan orang dekat Presiden Jacob Zuma di Johannesburg. 

Seperti dikutip Al Jazeera, Rabu 14 Februari 2018, juru bicara kepolisian Afsel Hangwani Mulaudzi belum mengomentari laporan ini. Namun kantor berita nasional melaporkan polisi berada di sana sebagai bagian dari investigasi dugaan korupsi yang dilakukan Zuma.

Anggota keluarga Gupta dituduh badan pengawas anti-korupsi Afsel telah memanfaatkan persahabatan dengan Zuma demi memperkaya diri. Baik Gupta maupun Zuma membantah semua tuduhan.

Zuma didesak partai Kongres Nasional Afrika (ANC) yang berkuasa untuk mundur sebagai kepala negara pekan ini.

Sejumlah pejabat menyebut Zuma diperkirakan akan merespons desakan itu Rabu ini. 

Keputusan untuk mendesak Zuma agar mundur atau terancam kehilangan jabatannya diambil pada pertemuan darurat khusus badan pembuat keputusan tertinggi ANC di dekat Pretoria, ibu kota administratif pada Senin malam 12 Februari.

Zuma, yang memimpin ANC mulai 2007 dan telah menjadi presiden Afrika Selatan sejak 2009, mendapat tekanan makin kuat untuk mengundurkan diri dalam beberapa pekan terakhir.
 
Kegemparannya selama sembilan tahun berkuasa sudah rusak gara-gara kemerosotan ekonomi dan banyak tuduhan korupsi. Hal itu merongrong citra dan legitimasi partai, yang menyebabkan rakyat Afsel bebas dari apartheid pada 1994.
 
Baca: Kepolisian Afsel Presiden Afsel Diberi Waktu 48 Jam untuk Mundur dari Partai



(WIL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG AFRIKA SELATAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DUNIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 15-08-2018