Kronologi Eksekusi Mati Zaini Misrin

- 25 Maret 2018 13:17 wib
Aktivis peduli Buruh Migrant Indonesia melakukan aksi demonstrasi di depan Kedutaan Besar Arab Saudi, Jalan HR Rasuna Said, Selasa 20 Maret 2018. (Foto: MI/RAMDANI)
Aktivis peduli Buruh Migrant Indonesia melakukan aksi demonstrasi di depan Kedutaan Besar Arab Saudi, Jalan HR Rasuna Said, Selasa 20 Maret 2018. (Foto: MI/RAMDANI)

Riyadh: Zaini Misrin, warga Bangkalan, Madura, dituduh membunuh majikannya di kota Mekkah pada 2004. Pria 65 tahun ini dieksekusi pada 18 Maret 2018 tanpa ada notifikasi kepada Pemerintah RI.

Berikut kronologi eksekusi mati Muhamad Zaini Misrin, berdasarkan keterangan di laman Facebook Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegariel, belum lama ini.

Pada Minggu 18 Maret 2018 pagi waktu Arab Saudi, Tim Perlindungan WNI menerima informasi tentang adanya perintah eksekusi terhadap Muhamad Zaini Misrin, di Mekkah. Atas info tersebut, Tim bersama pengacara bergegas menuju penjara umum Makkah untuk mengonfirmasi informasi tersebut.

Pada saat akan tiba di penjara, akses jalan telah ditutup oleh barikade polisi dan Tim tidak diperbolehkan mendekat dan hanya bisa memantau dari jauh.

Sembari menunggu, Tim juga bertemu dengan Mr. Abdul Aziz (penerjemah) yang juga berupaya mengonfirmasi info adanya eksekusi tersebut. Sdr. Abdul Aziz juga mengkonfirmasi dari kenalannya di penjara bahwa berkas2 eksekusi sudah lengkap.

Sekitar pukul 10.46, rombongan mobil polisi, mobil penjara, mobil ambulan, plus dikawal beberapa mobil intel keluar dari penjara menuju Distrik Al Nawariyyah, Mekkah yang menjadi tempat eksekusi MZM.

Baca: 20 WNI Terancam Hukuman Mati di Arab Saudi

Tim berupaya untuk mengikuti dan mencoba mendekat, namun seluruh akses jalan di lokasi sudah ditutup oleh pihak kepolisian. Beberapa kali Tim dihalau dan diusir ketika mencoba mendekat.

Sekitar pukul 11.00, diperkirakan eksekusi terhadap MZM selesai dilaksanakan. Pukul 11.09, rombongan polisi dan ambulan menuju pemakaman Al Syaro’i utk dilakukan pemandian, pengkafanan dan pengkuburan.

Tim kemudian meluncur ke RS King Abdul Aziz Mekkah dan didapatkan konfirmasi dari kepala administrasi pengurusan dan penyimpanan jenazah, Mr. Ahmad Al Tsaqofi, bahwa berkas-berkas MZM telah berada di RS tersebut utk dibuatkan dan diuruskan surat kematian.

Tim kemudian bergerak menuju ke pemakaman Al Syaro’i dan diperoleh konfirmasi bahwa baru saja jenazah MZM dimakamkan di Blok 34 Nomor kuburan 47.

Pemerintah Indonesia telah mengirimkan 42 nota diplomatik ke Arab Saudi untuk meminta pengampunan atas Zaini Misrin.

Tak hanya itu, Presiden Joko Widodo juga mengirimkan surat dan mengangkat isu itu dua kali saat berkunjung ke Arab Saudi.

Baca: 42 Nota Diplomatik tak Menolong Zaini Misrin dari Maut

 


(WIL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG EKSEKUSI MATI WNI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DUNIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 19-04-2018