DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Nelayan Palestina Tewas Ditembak Militer Israel

Sonya Michaella - 27 Februari 2018 19:43 wib
Berdagang ikan salah satu mata pencaharian warga Palestina di Jalur Gaza. (Foto: AFP)
Berdagang ikan salah satu mata pencaharian warga Palestina di Jalur Gaza. (Foto: AFP)

Jalur Gaza: Seorang warga Palestina yang berprofesi sebagai nelayan ditemukan tewas, setelah Angkatan Laut Israel menembaki kapalnya. Insiden ini terjadi saat nelayan tersebut sedang mencari ikan bersama dua nelayan lainnya. 

Tembakan dilepaskan setelah kapal nelayan tersebut dianggap mengabaikan peringatan dan menyimpang dari area penangkapan ikan yang ditentukan.

Dilansir dari Times of Israel, Selasa 27 Februari 2018, satu nelayan meninggal karena lukanya cukup parah akibat tembakan dari Angkatan Laut Israel tersebut.

Namun, Serikat Nelayan Palestina membantah klaim Israel tersebut. Mereka menyatakan bahwa kapal ikan memang menjadi target Israel, ketika sedang berlayar kembali ke Gaza.

"Mereka tidak melanggar batas maritim. Pasukan Israel memang sering menargetkan kami," bunyi pernyataan dari Serikat Nelayan Palestina.

Sementara itu, juru bicara militer Israel mengatakan sebuah kapal Palestina dengan tiga orang di dalamnya ditembak setelah melenceng dari zona penangkapan ikan yang ditunjuk di Jalur Gaza utara.

"Pasukan meminta mereka untuk berhenti tapi tidak mematuhi, tembakan peringatan dikeluarkan ke udara. Karena mereka terus bergerak, tembakan diarahkan ke kapal," ungkap pihak militer Israel. 

Mencari ikan adalah salah satu industri terbesar di Jalur Gaza, sebuah daerah kantong pantai yang berpenduduk hampir dua juta jiwa.

Selama dua tahun terakhir, Israel telah menahan puluhan nelayan Gaza yang dianggap melewati perbatasan.


(FJR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG ISRAEL PALESTINA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DUNIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 13-12-2018