DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 19.911.330.901 (18 SEP 2018)

Pelaku Bom Pesta Pernikahan di Turki Masih Anak-anak

Arga sumantri - 21 Agustus 2016 22:15 wib
Serangan bom di Gaziantep, Turki, 20 Agustus 2016. (AP/Eyyup B)
Serangan bom di Gaziantep, Turki, 20 Agustus 2016. (AP/Eyyup B)

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan pelaku serangan bom di sebuah pesta pernikahan masih di bawah umur. Rentang usia pelaku diduga masih berumur antara 12 sampai 14 tahun.

Pernyataannya dalam NTV, Minggu (21/8/2016), Erdogan juga memastikan kalau jumlah korban yang tewas mencapai 51 orang. Sementara, 69 lainnya mengalami luka. Sebanyak 17 orang diantaranya mengalami luka cukup parah.

Seperti dilansir News Republic, Erdogan mengatakan bom yang diduga dilakukan kelompok militan ISIS itu meledak saat larut malam. Serangan bom itu pun jadi salah satu yang paling mematikan di Turki sepanjang tahun ini.

"Perayaan itu akan segera berakhir dan ada ledakan besar di antara orang-orang menari. Ada darah dan bagian tubuh di mana-mana." kata seorang saksi mata, Veli Can, 25.

Ledakan terjadi di distrik Sahinbey yang merupakan rumah bagi banyak warga Kurdi. Sejumlah laporan media lokal menyebut ada banyak warga Kurdi yang hadir dalam acara pernikahan tersebut.

Partai Demokratik Rakyat yang pro Kurdi mengatakan ada beberapa anggotanya hadir dalam pernikahan tersebut, yang juga dihadiri banyak wanita dan anak-anak.

Menurut Erdogan, serangan di Gaziantep bertujuan memecah-belah kesatuan antara etnis Arab, Kurdi dan Turki. Banyak ekstremis memandang Kurdi sebagai salah satu musuh utama. Selama ini, pasukan Kurdi memainkan peranan penting dalam memerangi ISIS di Suriah.

"Kami sangat berduka, tapi kekuatan persatuan kami akan mengalahkan serangan brutal ini," tutur Perdana Menteri Binali Yildirim.


(LDS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BOM TURKI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DUNIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 19-09-2018