Sejumlah Turis Terluka dalam Kecelakaan Kapal di Norwegia

Arpan Rahman - 17 Februari 2017 19:29 wib
Ilustrasi (Photo:Metrotvnews)
Ilustrasi (Photo:Metrotvnews)

Metrotvnews.com, Harstad: Sejumlah turis Inggris dilarikan ke rumah sakit setelah terjungkal ke dalam lautan es di lepas pantai Norwegia. Insiden itu terjadi ketika kapal yang mereka tumpangi menabrak air mancur dekat kota Harstad.

Saksi mata mengatakan kapal melaju pada kecepatan tinggi dan penumpang  yang berada di atas kapal terlempar ke dalam air.

Mereka lantas terapung-apung di perairan di atas titik beku selama sekitar 15 menit sebelum diselamatkan.

Seorang juru bicara perusahaan wisata Inghams mengatakan: "Tim lokal kami di Harstad, Norwegia Utara telah menyebutkan bahwa mereka membantu 10 tamu yang menumpang sebuah kapal sebagai bagian dari jeda sejenak tur mereka."

"Menyusul insiden yang mereka alami di pelabuhan di akhir safari laut (penyebabnya yang pasti belum dapat dikonfirmasi saat ini), maka para penumpang, nakhoda kapal, dan pemimpin tur kami semua dibawa ke rumah sakit di Harstad untuk diperiksa," sambungnya seperti dikutip Evening Express, Jumat 17 Februari 2017.

"Sayangnya nakhoda kapal menderita cedera yang lebih serius, dan sudah dipindahkan ke rumah sakit Tromso," tambahnya.

"Enam tamu dan pemimpin tur kami dilaporkan mengalami luka ringan. Dari keenamnya, empat tamu dan pemimpin tur kami dirawat semalam di rumah sakit Harstad demi mencegah sakit berlanjut," pungkasnya.

Kelompok turis Inggris sedang mengadakan tur yang diadakan agen perjalanan lokal yang dimiliki anggota polisi lokal di Harstad dan mantan karyawan kepolisian.

Kedua pemilik itu tidak naik perahu yang menabrak air mancur namun mereka menyaksikan kecelakaan.

Kementerian Luar Negeri Inggris berkata: "Kami menjalin kontak dengan pemerintah Norwegia menyusul insiden di Harstad. Kami siap mengurus orang-orang Inggris yang terkena musibah."


(WAH)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KECELAKAAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA EROPA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 25-04-2017