Pemprov Jabar Bakal Belajar Solusi Transportasi Daring ke Cirebon

Ahmad Rofahan - 12 Oktober 2017 19:05 wib
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar. Foto: Antara/Agus Bebeng
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar. Foto: Antara/Agus Bebeng

Metrotvnews.com, Cirebon: Perseteruan antara transportasi online dan konvensional sedang dirasakan cukup panas di Bandung Jawa Barat. Sedangkan di Kota Cirebon, perseteruan tersebut sudah bisa diatasi dengan baik.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar mengaku bakal belajar solusi yang sudah diterapakan oleh Pemkot dan Polresta Cirebon. Solusi yang diterima oleh dua moda di Cirebon tersebut bisa saja diterapkan, tapi tentunya dengan kajian terlebih dahulu.

"Kita lihat dulu, jangan terlalu terburu-buru," kata Deddy Mizwar di Cirebon, Kamis 12 Oktober 2017.

Dalam kesempatan tersebut Deddy juga menegaskan, Pemprov Jabar tidak antitransportasi online. Karena perkembangan teknologi merupakan suatu keniscayaan. Pemprov kini tengah masih mencari formula agar penerapan teknologi ini tidak mendiskriminasikan yang moda yang lama.

(Baca: Transportasi Online Cirebon Tetap Beroperasi)

"Transportasi online tidak bayar pajak, sedangkan konvensional sebaliknya. Sehingga kita lagi cari formula yang tepat dan adil," kata Deddy.

Kota Cirebon berhasil menjadi pelopor kota yang bisa mendamaikan transportasi online dan konvensional. Sejumlah kesepakatan, disetujui kedua belah pihak sebagai rambu-rambu ketika beroperasi.

Aturan batas penjemputan agar kedua moda transportasi bisa saling beroperasi jadi salah satu solusi. Selain itu, Pemkot Cirebon juga berencana menggratiskan biaya uji KIR dan izin trayek bagi angkot agar mereka bisa bersaing dengan transportasi online.

(Baca: Transportasi Online tak Beroperasi di Jabar Bentuk Kesepakatan Bersama)


 


(SUR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TAKSI ONLINE
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 13-12-2017