Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.626.772.093 (16 JULI 2018)

Toko Miras di Bekasi Menyamar Jadi Toko Jamu

Antonio - 17 April 2018 08:24 wib
Ilustrasi minuman keras ilegal. Foto: Antara/Asep Fathulrahman
Ilustrasi minuman keras ilegal. Foto: Antara/Asep Fathulrahman

Bekasi: Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto menyebut sebagian besar toko minuman keras (miras) di Kota Bekasi menyamar menjadi toko jamu. Kepolisian saat ini menyisir tempat-tempat yang diduga menjual miras tersebut.

"Kebanyakan 95 persen itu, mereka menyamarkan sebagai penjual jamu. Makanya kata pak wali nanti akan kami sisir semuanya," kata dia di Bekasi, Senin 16 April 2018.

Indarto mengaku akan melakukan penyisiran di semua tempat. Polisi menyasar Pabrik miras oplosan, orang yang menjual, dan toko obat tak berizin.

Penjabat Wali Kota Bekasi, Ruddy Gandakusumah mengaku akan melakukan penertiban minuman keras di wilayahnya bersama dengan Polres Metro Bekasi Kota menjelang bulan Ramadan.

Ia mengatakan, Disperindag Kota Bekasi dan Satpol PP Kota Bekasi akan bergabung dengan polisi untuk penertiban minuman keras dan toko obat.

"Kami sudah komitmen dengan Pak Kapolres. Kami akan memastikan mengenai toko-toko obat yang berizin atau pun yang tidak berizin. Semuanya akan dirazia,” ujarnya.

Ruddy mengaku telah memerintahkan camat dan lurah untuk koordinasi dengan polsek setempat agar bisa memastikan titik-titik penjualan miras dan obat.

"Yang paling penting kami akan back up semua karena ini penyakit masyarakat. Target kami sebelum puasa harus bersih," tuturnya.


(SUR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG RAZIA MIRAS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 17-07-2018