Yusril Jadi Saksi Ahli untuk Buni Yani

Octavianus Dwi Sutrisno - 12 September 2017 13:40 wib
Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra. Foto: Antara/Puspa Perwitasari
Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra. Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Metrotvnews.com, Bandung: Sidang perkara pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transformasi Elektronik dengan terdakwa Buni Yani berlanjut hari ini, Selasa 12 September 2017. Ahli hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra dihadirkan untuk memberi kesaksian.

Yusril adalah salah satu saksi ahli yang didatangkan penasehat hukum Buni Yani. Dia memberikan kesaksian mengenai dua pasal yang dijeratkan pada Buni Yani, yakni pasal 32 ayat 1 UU ITE dan pasal 28 UU ITE.

"Saya akan memberikan keterangan ahli mengenai dua dakwaan alternatif yang ditujukan kepada terdakwa (Buni Yani)," Ungkap Yusril di hadapan Majelis Hakim, di Gedung Perpustakaan dan Arsip, Jalan Seram Kota Bandung.

Yusril menyatakan bersikap netral dan objektif saat memberikan keterangan. Walaupun, dia dihadirkan oleh penasihat hukum Buni Yani.

Pada saat sidang dimulai, para saksi secara bersamaan disumpah oleh Hakim Ketua. Sempat terjadi penolakan dari Jaksa Penuntut Umum, Andi M Taufik.

Menurut Andi, tidak ada hubungan antara UU ITE dan hukum tata negara. Dirinya meminta Yusril tidak dijadikan saksi dalam persidangan tersebut. Namun Penasehat Hukum Buni Yani, Aldwin Rahadian langsung memberikan klarifikasi.

"Izin klarifikasi, bahwa beliau (Yusril) ahli teori hukum, dan ini berkaitan dg pasal 28 dan 32 ayat 1 yang akan dibahas. Tentu kan kita akan eksplor tentang teori-teori hukum yang akan dibahas," kata Aldwin.


(SUR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BUNI YANI TERSANGKA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 21-11-2017