DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 41.348.051.099 (17 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Saling Ejek, Nyawa Melayang

Antonio - 16 April 2018 18:04 wib
ilustrasi-medcom.id
ilustrasi-medcom.id

Bekasi: Seorang anak punk, W, 18, tewas setelah dikeroyok dan ditikam rekannya menggunakan tanduk rusa. W dikeroyok temannya sesama anak punk, yakni AR, 23; J, 16; MAP, 14. dan AFB, 16 pada Sabtu 7 April 2018 lalu. 

Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Alin Kuncoro mengatakan, empat dari lima tersangka telah ditangkap di sejumlah tempat. 

Tersangka AR, MAP dan AFB tertangkap di daerah Sumedang, Jawa Barat. Sementara tersangka JJ ditangkap di daerah Cisarua, Bogor, Jawa Barat. 
"Satu lagi D masih dalam pencarian kepolisian," kata dia di Bekasi, Senin 16 April 2018.

Alin menuturkan, kejadian bermula saat korban mengejek tersangka AR hingga tersinggung dan pergi dan meninggalkan W. Namun, AR masih membawa dendam. AR kemudian kembali ke lokasi W dengan mengajak JJ, MAP, AFB, dan D untuk mengeroyok korban. 

"AR, MAP, dan AFB memukul korban menggunakan batu bata dan menusuk pinggang korban menggunakan tanduk rusa kecil secara bergantian. Sedangkan JJ, memukul menggunakan batu bata," bebernya. 

Setelah lemas tak berdaya, korban ditinggalkan begitu saja di Jalan Raya Cikarang-Cibarusah, Kampung Cijambe RT 007/003, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. 

"Esoknya, kelima pelaku kembali ke lokasi. Ternyata W tewas, kemudian  menutupi jasad korban dengan triplek," jelasnya. 

Tak lama, ada warga yang melintas dan melihat jasad korban dengan keadaan luka di bagian kepala, punggung dan telinga. Segera dilaporkan ke Polsek Cikarang Selatan.

"Jasad korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati utnuk diautopsi. Hasilnya korban tewas karena kehabisan darah," tambahnya.

Akibatnya, para pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.


(LDS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PEMBUNUHAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 19-10-2018