Kitabisa `Emil` Salurkan Rp4 Miliar untuk Rohingnya

Roni Kurniawan - 11 September 2017 19:53 wib
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan para donatur menyerahkan hasil penggalangan dana untuk Rohingya ke Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Senin 11 September 2017.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan para donatur menyerahkan hasil penggalangan dana untuk Rohingya ke Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Senin 11 September 2017.

Metrotvnews.com, Bandung: Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berhasil mengumpulkan dana lebih dari Rp4 miliar dalam kurun waktu 7 hari untuk bantuan terhadap etnis Rohingya, Myanmar. Ridwan Kamil pun menutup penggalangan donasi tersebut dan diserahkan langsung kepada lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) pada Senin 11 September 2017.

Menurut pria yang akrab disapa Emil ini, penggalangan dana tersebut terbagi menjadi dua. Yakni ecara digital dan manual. Cara digital Emil memanfaatkan layangan penggalangan dana melalui situs www.kitabisa.com dengan perolehan dana sekitar Rp3,1 dalam kurun waktu 7 hari.

"Penggalangan dana manual itu melalui sekolah-sekolah, kantor-kantor, perusahaan, BUMD dan SKPD terkumpul sekitar Rp1,2 miliar. Jadi seluruhnya sekitar Rp4,4 miliar," kata Emil di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Senin 11 September 2017. 

Emil menyerahkan bantuan tersebut kepada lembagaan kemanusiaan ACT untuk membantu etnis Rohingya yang telah berada di perbatasan Myanmar-Bangladesh. Emil berharap bantuan tersebut bisa meringankan beban etnis Rohingya yang mengungsi.

"Karena ada sekitar 260 ribu (orang) yang kini mengungsi dan butuh bantuan. Saya mencoba menginisiasi menggalang bantuan ini dengan menggunakan tiga metode yaitu empati, teknologi dan komunikasi," beber Emil.

Awalnya Emil menargetkan penggalangan dana tersebut hanya Rp500 juta. Namun jumlah tersebut begitu cepat terkumpul hanya dalam kurun waktu satu hari melalui situs www.kitabisa.com, target pun mengalami perubahan menjadi Rp1 miliar.

"Tapi target segitu juga (Rp1 miliar) tercapai per dua hari. Dan kita rubah lagi targetnya menjadi hingga terkumpul Rp3 miliar lebih," urai Emil.

Emil mengaku, penggalanan dana untuk sosial ini bukan yang pertama kali dilakukan. Pasalnya ia pernah melakukan hal yang sama ketika terjadi bencana kebakaran hutan di Kalimandan dan banjir bandang di Garut.

"Saya tidak pertama kali melakukan ini tadi disampaikan ya bencana asap di Kalimantan Sumatera, banjir bandang Garut dab Sumedang juga sudah dilakukan. Kemudian adopsi warga miskin oleh warga mampu juga lewat www.kitabisa.com," beber Emil.

Sementara itu perwakilan dari ACT, Imam mengatakan, bantuan akan disalurkan dengan berbagai bentuk. Mulai dari pakaian, makanan hingga obat-obatan yang dibutuhkan para pengungsi Rohingya yang ada di perbatasan Bangladesh.

"Kita dapat amanah luar biasa dan harus segera kita sampaikan supaya bisa diterima dan segera dimanfaatkan oleh warga Rohingya," ujar Imam.

bantuan akan menyalurkan bantuan tersebut dengan berbagai bentuk. Mulai dari pakaian, makanan hingga obat-obatan yang dibutuhkan para pengungsi Rohingya yang ada di perbatasan Bangladesh.

"Kita dapat amanah luar biasa dab harus segera kita sampaikan supaya bisa diterima dan segera dimanfaatkan oleh warga Rohingya," pungkas Imam ditempat yang sama.



(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG ROHINGYA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 14-12-2017