Petugas Damkar Bandung Meninggal, Ridwan Kamil Ikut Berduka

Octavianus Dwi Sutrisno - 11 September 2017 12:17 wib
Wali Kota Bandung saat menlihat kondisi jenazah petugas damkar yang tewas saat memadamkan api di pabrik tekstil, Jalan A.H. Nasution, Keluarahan Sindang Jaya, Mandalajati, Bandung, Jawa Barat -- MTVN/Octavianus Dwi Sutrisno
Wali Kota Bandung saat menlihat kondisi jenazah petugas damkar yang tewas saat memadamkan api di pabrik tekstil, Jalan A.H. Nasution, Keluarahan Sindang Jaya, Mandalajati, Bandung, Jawa Barat -- MTVN/Octavianus Dwi Sutrisno

Metrotvnews.com, Bandung: Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mendatangi RS Hermina untuk melihat petugas pemadam kebakaran (damkar) yang meninggal saat memadamkan api di pabrik tekstil, Jalan A.H. Nasution, Keluarahan Sindang Jaya, Mandalajati, Bandung, Jawa Barat. Pria berkacamata ini tiba sekira pukul 10.00 WIB dan langsung memasuki kamar mayat rumah sakit.

Pria yang akrab disapa Emil ini nampak menahan haru saat keluar dari kamar mayat. Ia menuturkan, Trisna Supriatna, 31, meninggal karena tertimpa balok beton saat memadamkan api.

"Saat itu, almarhum sudah mengenakan helm. Namun, tetap saja tak bisa selamat. Runtuhan balok beton menyebabkan pendarahan di kepalanya," ucap Emil di RS Hermina, Jalan Arcamanik, Bandung, Senin 11 September 2017.

(Baca: Petugas Damkar yang Meninggal Dikenal Sebagai Pekerja Keras)

Emil menuturkan, Trisna dikenal memiliki kepribadian heroik dan paling semangat di Dinas Penanggulangan dan Pemadam Kebakaran (DPPK) Kota Bandung. Ia juga memiliki banyak keterampilan dibandingkan rekan-rekan.

"Dia memiliki banyak skill, seperti menyelam. Sebab, DPPK juga memiliki tugas memberikan pertolongan ketika ada korban tenggelam," bebernya.

Menurut Emil, hal yang paling menyedihkan adalah almarhum baru memiliki anak pertama. Ia pun berkomitmen memberikan bantuan kepada istri dan anak almarhum.

"Kita akan menyantuni anak ini. Nanti didiskusikan, ada yang instrumennya formal dan instansi," paparnya.

(Baca: Pabrik Tekstil di Bandung Ludes Terbakar)

Sebelumnya, Trisna meninggal karena tertimpa reruntuhan bangunan dan mengalami luka bakar ketika memadamkan api yang melahap pabrik tekstil di Jalan A.H. Nasution. Selain Trisna, satu petugas lainnya juga menjadi korban saat upaya pemadaman api.

Iman Taupik, 32, mengalami patah tulang akibat tertimpa reruntuhan bangunan bersama almarhum Trisna. Ia kini berada di RS Hasan Sadikin, Bandung, untuk mendapatkan perawatan intensif.


(NIN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KEBAKARAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 25-09-2017