DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Kajian Pemekaran Brebes Selatan Diserahkan ke DPRD

Kuntoro Tayubi - 12 Maret 2018 22:25 wib
Warga Brebes Selatan menyerahkan dokumen kajian akademis pemekaran Undip ke DPRD Brebes, Jawa Tengah. Foto: Medcom.id/Kuntoro Tayubi
Warga Brebes Selatan menyerahkan dokumen kajian akademis pemekaran Undip ke DPRD Brebes, Jawa Tengah. Foto: Medcom.id/Kuntoro Tayubi

Brebes: Komite Pemekaran Kabupaten Brebes bagian selatan menyerahkan dokumen hasil kajian akademis Universitas Diponegro (Undip) Semarang ke DPRD setempat, Senin, 12 Maret 2018. Dokumen diterima langsung Ketua DPRD Brebes H Illia Amin di ruang Komisi III.

"Hasil kajian itu diparipurnakan untuk selanjutnya diserahkan ke provinsi hingga mendapatkan persetujuan Gubernur, yang selanjutnya ditindaklanjuti ke pusat," ujar Koordinator Komite Pemekaran Kabupaten Brebes Aqib Ardiansyah, usai kegiatan.

Berdasarkan indikator yang telah di atur dalam Undang-undang, dinyatakan wilayah Brebes selatan layak untuk menjadi daerah otonom baru. Ketua DPRD menyatakan siap untuk menindaklanjuti dengan mengundang bupati dan memparipurnakan dokumen tersebut.

Pembentukan daerah otonom memang tengah dimoratorium. Namun, hal itu tidak berpengaruh karena proses pemekaran Brebes selatan masih berjalan. Di sisi lain, semua elemen masyarakat sepakat untuk mengawal proses tersebut dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat.

"Apalagi, sejumlah pihak yang terkait juga menyatakan siap mengawal proses tersebut. Termasuk,  anggota DPRD Brebes hingga anggota DPR asal Brebes," kata Koordinator Komite Pemekaran lainnya, Jefry Arsya Robby.

Menurutnya, hasil kajian akademis itu merupakan langkah awal untuk menuju pemekaran Kabupaten Brebes bagian selatan yang meliputi enam kecamatan. Apalagi hasil kajian akademis itu cukup memuaskan karena wilayah Brebes selatan berpotensi menjadi daerah otonomi baru.

Ketua DPRD Brebes, H Illia Amin mengatakan, pihaknya mewakili lembaga DPRD telah menerima hasil kajian akademis dari Komite dan Presidium Pemekaran Brebes selatan. Selanjutnya sesuai aturan perundangan undangan, DPRD akan menindaklanjuti hasil kajian diparipurnakan dan diserahkan ke Bupati Brebes. Setelah itu Bupati akan menyerakan ke provinsi.

"Besok  kami rapat Badan Musyawarah DPRD dan agenda paripurna kajian pemekaran akan kami masukan sehingga secepatnya bisa diparipurnakan," paparnya.

(Baca: Brebes Selatan Layak Dimekarkan)

Hasil kajian akademis pemekaran Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah, menyatakan Kabupaten Brebes wilayah selatan berpotensi menjadi kabupaten sendiri. Daerah tersebut adalah kecamatan Bumiayu, Tonjong, Salem, Bantarkawung, Paguyagan, dan Sirampog.

"Tim kajian itu menyediakan data-data terkait indikator apakah Brebes Selatan sudah bisa atau mampu menyelenggarakan kabupaten atau pemerintahan sendiri. Dari indikator yang ada Brebes Selatan berpotensi menjadi kabupaten sendiri," kata Sekda Brebes, Emastoni Ezam di kantornya, Senin, 12 Maret 2018.


(SUR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PEMEKARAN DAERAH
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 11-12-2018