Bupati Pangandaran Diminta Tetapkan Status Darurat Bencana

Antara, Jaenal Mutakin - 09 Oktober 2017 11:12 wib
Relawan membersihkan rumah warga dari lumpur dan sisa-sisa banjir di Perumahan Cikembulan, Kecamatan Sidamulih, Pangandaran, Minggu 8 Oktober 2017, MI - Kristiadi
Relawan membersihkan rumah warga dari lumpur dan sisa-sisa banjir di Perumahan Cikembulan, Kecamatan Sidamulih, Pangandaran, Minggu 8 Oktober 2017, MI - Kristiadi

Metrotvnews.com, Bandung: Sebanyak 17 lokasi di Pangandaran, Jawa Barat, terdampak bencana longsor dan banjir. Ratusan warga pun mengungsi ke rumah kerabat, rumah ibadah, Puskesmas, hingga balai desa.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bertindak. Logistik didistribusikan.

Gubernur juga meminta Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menetapkan status darurat bencana. Sehingga warga tak kekurangan bantuan.

Baca: Longsor di Pangandaran, Empat Tewas Tertimbun

"Termasuk menggunakan dana tak terduga untuk evakuasi korban. Dana itu enggak bisa cair bila tak ada pernyataan darurat bencana," ungkap Gubernur di Bandung, Senin 9 Oktober 2017.

Potensi Hujan di Jabar
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung memprediksi sebagian besar wilayah di Jabar bakal hujan. Intensitasnya ringan hingga sedang. Pangandaran yang baru saja dihantam longsor dan banjir diminta untuk mewaspadai bencana setelah hujan turun. 

Dari laman resmi, hari ini, hujan dengan intensitas ringan terjadi di hampir seluruh wilayah Jabar. Kecuali Depok dan kawasan Bandung Raya. Dua wilayah itu berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang.

Hujan disertai kilat, petir, dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Bogor, Cianjur, dan Cibinong. 

Suhu udara berkisar antara 19,8 derajat celcius hingga 29,8 derajat celcius, sementara kelembaban udara berkisar 56 persen hingga 94 persen. Arah angin pada umumnya dari berbagai arah (variabel) dengan kecepatan 3-20 kilometer per jam.


(RRN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TANAH LONGSOR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 14-12-2017