Gerbang Tol Pasteur akan Digeser karena Kerap Macet

Roni Kurniawan - 12 Oktober 2017 19:51 wib
 Antrean kendaraan di saat masuk ke gerbang tol Pasteur, Kamis 12 Oktober 2017 sore. Foto: MTVN/Roni Kurniawan
Antrean kendaraan di saat masuk ke gerbang tol Pasteur, Kamis 12 Oktober 2017 sore. Foto: MTVN/Roni Kurniawan

Metrotvnews.com, Bandung: PT Jasa Marga cabang tol Purbaleunyi tengah merelokasi gerbang tol (GT) masuk atau entrance Pasteur dan ditargetkan rampung pada Januari 2018 nanti. Relokasi itu akan dilakukan dari kilometer 1 ke kilometer 4,75, atau di dekat simpang susun Baros, Cimahi.

Menurut General Manager PT Jasa Marga Cabang Purbaleunyi Reza Febrianto, pemindahan GT entrance itu dilakukan sebagai upaya untuk mengurai kemacetan. Pasalnya kemacetan kerap terjadi hingga persimpangan Pasteur-Sarijadi, terutama pada pagi dan sore hari.

"Karena kita sering menghadapi masalah kemacetan di perempatan Pasteur. Jarak storage terlalu pendek," kata Reza saat ditemui di kantor Jasa Marga cabang Purbaleunyi, Jalan Dr. Djundjunan, Pasteur, Kota Bandung, Kamis 12 Oktober 2017.

Reza menuturkan, jumlah gardu yang berada di entrance akan ditambah menjadi tujuh unit. Pasalnya saat ini gardu entrance di GT Pasteur hanya ada lima unit.

"Untuk gerbang keluar atau exit masih tetap di kilometer 1 dan jumlah gardu berpotensi akan ditambah. Karena saat ini hanya ada delapan gardu," tutur Reza.

Ia berharap pemindahan gardu masuk bisa mengurai kemacetan di persimpangan Pasteur-Sarijadi. "Semoga dengan relokasi ini kepadatan yang sering terjadi saat weekend dapat terurai dan lalu lintas menuju masuk gerbang tol Pasteur juga lancar," harapnya.


(SUR)

ADVERTISEMENT
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 12-12-2017