DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 19.955.605.901 (19 SEP 2018)

Bos Matahari Diduga Terpeleset ke Sungai

Rizky Dewantara - 14 Maret 2018 16:42 wib
Keluarga menata lilin dan foto di samping jenazah Hari Darmawan di Rumah Duka Kertha Semadi Denpasar. (ANT/Wira Suryantala )
Keluarga menata lilin dan foto di samping jenazah Hari Darmawan di Rumah Duka Kertha Semadi Denpasar. (ANT/Wira Suryantala )

Bogor: Kepolisian Resor Bogor telah memeriksa 11 saksi dan mengolah tempat kejadian perkara (TKP0 tewasnya pemilik Taman Wisata Matahari (TWM) Hari Darmawan. Diduga Hari tewas lantaran terpeleset dan jatuh ke Sungai Ciliwung, Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu, 10 Maret 2018.

"Jejak kaki Hari Darmawan terlihat ada di sekitar vila yang tidak ada pagarnya dekat bibir Sungai Ciliwung. Diduga korban terjatuh saat berkeliling vila pada Jumat malam," ujar AKBP Andi M Dicky, di Mapolresta Bogor, Rabu, 14 Maret 2018.

Dicky mengungkapkan, Tim SAR dan petugas Polisi yang menyisir pada Sabtu, 10 Maret 2018, pagi dan menemukan korban sudah tidak bernyawa tersangkut bebatuan sekitar 100 meter dari vila miliknya.

"Di TKP petugas melihat jejak kaki yang diduga jejak korban. Karena saat ditemukan pada jasad korban hanya memakai sepatu sebelah dan uang pecahan Rp100 ribu ada 40 lembar di saku celananya," ucap Mantan Kapolres Karawang itu.

Lanjut Dicky, pihaknya bakal mengumpulkan semua saksi untuk rekontruksi kejadian saat hilangnya korban pada Jumat malam, 9 Maret 2018. Saksi-saksi yang telah dimintai keterangan adalah warga setempat dan sopir pribadi Hari Darmawan.

Dicky menjelaskan, saat Hari hilang, kondisi di sekitar vila milik korban di Jalan Hankam, Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua, dalam keadaan basah setelah diguyur hujan. Aliran Sungai Ciliwung di lokasi kejadian juga sangat deras.

Dia menuturkan, Hari datang bersama sopir langsung mengecek vila miliknya yang berlantai dua itu. Berdasarkan penuturan saksi, Oking, sopir korban, mengatakan dirinya melihat Hari Darmawan turun ke bawah vila menyusuri Sungai Ciliwung.

"Saat itu Oking diperintahkan Hari untuk mengambil air minum di mobilnya. Ketika kembali ke vila Oking tidak menemukan korban, dirinya sudah mencari di sekitar vila dan warung namun korban tetap tidak ketemu," terang Dicky.

Atas hilangnya Hari Darmawan, sopir pribadi korban mengabarkan pihak keamanan TWM untuk membantu mencari dan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

"Waktu kejadian hilangnya korban memang minim saksi, hanya ada sopir pribadinya," kata Dicky. 


(LDS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BOS MATAHARI TEWAS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 21-09-2018