Transportasi Online Jabar tak Beroperasi Demi Menghindari Konflik

Octavianus Dwi Sutrisno - 11 Oktober 2017 16:39 wib
Konvoi damai ojek basi aplikasi. Foto: Antara/Lucky R.
Konvoi damai ojek basi aplikasi. Foto: Antara/Lucky R.

Metrotvnews.com, Bandung: Transportasi online di Jawa Barat sepakat berhenti beroperasi sementara (off-bid) sementara waktu. Paguyuban sopir angkutan online memutuskan menahan diri demi menghargai angkutan konvensional dan menghindari konflik tak berkesudahan beberapa waktu belakangan.

"Ya memang, kami sepakat untuk off bid," ucap Korlap Posko Jabar Angkutan Online Tezar Dwi Ariyanto, kepada Metrotvnews.com, Rabu 11 Oktober 2017.

Mereka berhenti beroperasi mulai tanggal 10 hingga 13 Oktober 2017. Hal ini demi menjaga keamanan Jabar jua.

(Baca: Transportasi Online tak Beroperasi di Jabar Bentuk Kesepakatan Bersama)

Dia membantah penghentian operasi karena larangan operasi yang dinyatakan Dinas Perhubungan Jabar. Off bid yang dilakukan sopir angkutan online sebagai bentuk toleransi hingga aturan Permenhub soal angkutan online terbit.

"Kami meredam, dan menyepakati bersama untuk kondusifitas," bebernya.

Tezar menyebut jumlah angkuta online yang beroperasi di Jawa Barat kurang lebih 14.000 orang. Sekitar 7.000 sopir campuran ojek online, dan sisanya taksi online.

(Baca: Mogok Masal Angkutan Umum di Bandung Batal)

Tezar mengharapkan seluruh pihak yang bergerak di bidang angkutan, baik online maupun konvensional, bersama-sama menahan diri. Dia berharap bentrok terjadi terjadi di kota-kota besar.

"Ya kami berharap seluruhnya bisa meredam hingga nanti ada aturan. Agar bisa berjalan semuanya beriringan," pungkasnya.

Sebelumnya, dikabarkan Aktivitas angkutan umum berbasis daring di seluruh wilayah Jawa Barat dihentikan sementara menyusul adanya surat pernyataan bersama yang buat oleh Wadah Aliansi Aspirasi Transportasi (WAAT) Jabar bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Berdasar hal itu, Pemerintah Kota Bandung juga menerapkan penghentian aktivitas angkutan online sambil menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat.


(SUR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TAKSI ONLINE
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 18-10-2017