Dua Koki Miras Oplosan Diringkus

Antonio - 12 April 2018 11:35 wib
Ilustrasi barang bukti miras sitaan. (ANT/Andreas Fitri Atmoko)
Ilustrasi barang bukti miras sitaan. (ANT/Andreas Fitri Atmoko)

Bekasi: HMT, 49, peracik sekaligus penjual minuman keras oplosan ditangkap petugas Polres Metro Bekasi. Selain HMT, polisi juga menangkap seorang pria berinisial HP, 29. Keduanya ditangkap di warung tempatnya berjualan, yakni HMT di Cibitung dan HP di Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat. 

Wakapolres Metro Bekasi, AKBP Luthfie Sulistiana, mengungkap pembeli miras oplosan berasal dari kalangan remaja. Harga yang ditawarkan per liter beragam. 

"Miras oplosan dikemas dalam plastik dijual seharga Rp10 ribu sampai Rp20 ribu bergantung campuran miras," bebernya, Rabu, 11 April 2018 malam. 

Walhasil keduanya terancam dikenakan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2012 tentang Pangan dan Pasal 204 KUHP berkaitan dengan upaya mengedarkan bahan makanan pangan yang diduga membahayakan keselamatan.

"Ancamannya 15 tahun, tapi kalau menimbulkan korban sampai meninggal dunia itu dua puluh tahun," ujarnya. 

Sementara itu, MHT mengaku bisa meracik miras setelah belajar dari anaknya yang pernah berjualan di warung jamu yang juga menjual miras. 

"Baru setahun meracik dan menjual. Sehari paling satu galon (terjual)," kata HMT di Polres Metro Bekasi.


(LDS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG MIRAS OPLOSAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 20-04-2018