DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 20.111.547.901 (22 SEP 2018)

Ganjar Pastikan PPBD Diumumkan Malam Ini

Budi Arista Romadhoni - 11 Juli 2018 19:25 wib
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (Medcom.id/Budi A)
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (Medcom.id/Budi A)

Semarang: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan mengumumkan hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) hari ini, Rabu 11 Juli 2018 sebelum pukul 23.55 WIB.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengatakan mundurnya pengumuman yang harusnya sejak pagi tadi lantaran banyaknya calon peserta didik mendaftar menggunakan SKTM, sehingga harus diverifikasi.

"Kawan-kawan masih kami suruh bekerja, receking terhadap beberapa daerah masalah SKTM kita verifikasi satu persatu. Di Pemalang diverifikasi satu persatu, saya sangat senang sekali sampai dibantu OSIS juga," katanya saat memastikan data di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Semarang, Rabu 11 Juli 2018.

Ganjar meminta masyarakat untuk bersabar dan menunggu. Untuk siswa yang tidak menggunakan SKTM bisa saja lolos. Karena pengguna SKTM yang tersingkir sebanyak 78.406 siswa, dari SMA maupun SMK.

"Jadi kemarin yang masyarakat namanya hilang, silahkan dipantau, banyak yang di hapus, nanti bisa naik-naik," ucapnya.

Dia mengancam, bakal mengeluarkan anak penyalahguna SKTM yang lolos verifikasi. Meskipun proses kegiatan belajar mengajar sudah berlangsung, lantaran diketahui dari keluarga mampu.

"Kalau nanti sudah diterima kemudian masuk sekolah, dan baru ketahuan maka dicoret atau dikeluarkan dari sekolah. Saya sudah mengingatkan kepada wali murid jangan berbohong, kalau masih nekat risiko kita coret dan kita keluarkan dari sekolah," tegasnya.

Ia mengungkapkan, untuk sekolah yang menerima siswa baru lebih banyak menggunakan SKTM, tidak menjadi masalah.

"Sekolah yang banyak diterima adalah memakai SKTM tidak masalah, asalkan miskinnya benar. Dan jangan salah lho gubernur mu itu SMA-nya swasta, dan jadi gubernur lho. Tetapi kalau tidak mampu, kami urus. Tetapi nilainya pas pas-an tidak jujur kan gonduk (kecewa)," ungkapnya.

Ganjar mengaku mendukung kepolisian, yang akan menindak para penyalahguna SKTM agar memberi efek jera.

"Saya kira baik untuk penegakan hukum dapat menjadi pembelajaran, itu kan termasuk penipuan dan pemalsuan," tandasnya.


(LDS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PPDB 2018
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 23-09-2018