Gudang Arsip Data Rahasia Pemda DIY Dirusak Orang tak Dikenal

Patricia Vicka - 11 September 2017 18:39 wib
 Salah seorang karyawan DPPKA Maria Dian menunjukkan kaca pecah. MTVN/Vicka
Salah seorang karyawan DPPKA Maria Dian menunjukkan kaca pecah. MTVN/Vicka

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Gudang arsip Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) DIY dirusak orang tak dikenal. Gudang yang beralamat di Jalan Jenggotan No 5A Jetis Kota Yogyakarta itu menyimpan data-data rahasia Pemda DIY.

Pantauan Metrotvnews.com, belasan kaca jendela depan ruangan gudang arsip pecah. Kepingannya kaca berserakan di lantai dalam gudang. Di sampingnya nampak beberapa batu besar yang diduga dilempar pelaku untuk merusak kaca.

Meski begitu, tak ada kerusakan pada data atau lemari penyimpanan di dalam ruangan. File administrasi data pun masih utuh dan tidak ada barang yang hilang.

"Kami baru tahu kaca pecah tadi pagi. Saat mau masuk kerja. Waktu datang kaca sudah berserakan," tutur salah seorang karyawan gudang DPPKA Maria Dian di lokasi kejadian, Senin 11 September 2017.

Ia mengaku tak tahu waktu pasti dan pelaku perusakan gudang DPPKA ini. Namun ia memperkirakan perusakan dilakukan pada Minggu 10 September 2017 malam, di saat sepi. Sebab, di jam kerja, Senin-Jumat ada banyak karyawan yang lalu lalang di sekitar gudang ini.

Terpisah, Kepala Dinas DPPKA Bambang Wisnu Hardoyo(BWH) mengaku belum mengetahui pengrusakan di gudang arsipnya. Sebab kantor tempatnya bekerja berlokasi cukup jauh dari gudang arsip tersebut. Sehari-hari ia ngantor di Kompleks Kepatihan di Jalan Malioboro Yogyakarta.

"Saya belum cek dan belum dapat info. Kalau beneran ya sangat disayangkan," kata pria yang akrab disapa BWH.

Kejadian perusakan kaca jendela dengan batu besar adalah peristiwa kedua yang terjadi di lingkungan Pemda DIY. Sebelumnya Kantor Ombudsman Indonesia perwakilan DIY juga dilempari kaca oleh beberapa orang tak dikenal. Kejadian ini terjadi beberapa bulan lalu dan hingga kini pelaku pelemparan belum diketahui.



(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PENGRUSAKAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 19-11-2017