Pemerkosa Ditangkap setelah Kehabisan Bekal saat Kabur

Rhobi Shani - 11 Januari 2019 18:27 wib
Ilustrasi penangkapan, Medcom.id - M Rizal
Ilustrasi penangkapan, Medcom.id - M Rizal

Jepara: Polisi membekuk Sutrimo, pelaku pemerkosaan, di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Di lokasi pelariannya, Sutrimo kehabisan bekal sehingga polisi menangkapnya dengan mudah.

Pria berusia 50 tahun itu merupakan warga Desa Ngasem, Kecamatan Batealit, Jepara, Jawa Tengah. Ia kabur setelah melakukan kekerasan seksual terhadap RF, 25, perempuan penyandang disabilitas.

Baca: Gadis Penyandang Disabilitas Jadi Korban Pemerkosaan di Jepara

Pada 8 Januari 2019, pelarian Sutrimo berakhir. Polisi menangkapnya di hutan sawit di Kabupaten Paser.

"Penangkapan dilakukan berkat bantuan keluarga korban. Polisi mengintai lalu menangkap. Pelaku dibawa ke Polres Jepara untuk proses lebih lanjut," ungkap Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman, Jumat, 11 Januari 2019.

Begitu ditetapkan jadi tersangka pada akhir September 2018, tersangka langsung kabur dan masuk dalam daftar pencarian orang. Selama di Kaltim, Sutrimo tinggal di sebuah gubuk di dalam hutan. 

Lalu ia mendatangi permukiman dan meminta makanan pada warga sekitar. Alasannya, ia kehabisan bekal makan.

Sutrimo pun tampak bingung. Lalu warga melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Kejadian bermula pada 4 September 2018, RF melintas di depan rumah Sutrimo. Sutrimo lantas memanggil RF mendekat ke rumahnya.

Setelah mendekat, Sutrimo memaksa dan menarik RF masuk ke rumahnya. Tindakan kekerasan seksual itu pun terjadi. Atas perbuatannya itu, Sutrimo dijerat Pasal 285 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. 

"Pelaku juga mengancam korban," ungkap Arif.


(RRN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG AKSI KEKERASAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 23-01-2019