DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 20.100.381.901 (21 SEP 2018)

Adu Konsep Jateng Pro-Investasi Versi Ganjar dan Sudirman

Budi Arista Romadhoni - 10 April 2018 17:01 wib
Ganjar Pranowo (kanan) dan Sudirman Said (kiri) mengikuti rapat APINDO Jateng di Semarang, Selasa 10 April 2018, Medcom.id - Budi
Ganjar Pranowo (kanan) dan Sudirman Said (kiri) mengikuti rapat APINDO Jateng di Semarang, Selasa 10 April 2018, Medcom.id - Budi

Semarang: Pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah menjadi materi kampanye dua calon gubernur Jawa Tengah 2018. Kedua calon mengadu ide soal perkembangan ekonomi dalam rapat kerja dan konsultasi Asosiasi Pengusaha Indonesia Jateng di Hotel Patrajasa, Semarang, Selasa, 10 April 2018.

Calon gubernur nomor urut 1 Ganjar Pranowo mengemukakan idenya dalam rapat bertajuk 'Jateng Pro-Investasi' itu. Menurut Ganjar, biroktasi perizinan investasi Jateng masih harus diperbaiki.

"Saya masih mengerjakan izin usaha di kabupaten kota. Kenapa kami membawa tagline 'mboten korupsi mbiten ngapusi' karena kami ingin melayani masyarakar. Itu pekerjaaan simpel," ungkap Ganjar.

Ganjar mengatakan membutuhkan waktu cukup lama untuk merombak birokrasi. Sebab, yang diubah adalah perilaku manusia.

"Tradisi birokrasi yang seperti ini harus dipangkas. Dengan komitmen yang baik-baik. Diberi contoh dari atasan ke bawahan tanpa memungut bayaran. Harus tersenyum," tuturnya. 

Ganjar mengaku sudah memberikan terobosan kota atau kabupaten untuk mendorong industri. Misalnya nilai upah buruh yang disesuaikan dengan peningkatan kinerja dan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan keahlian.

Sementara calon nomor urut 2 Sudirman Said ingin membangun sejuta pengusaha dari kalangan perempuan. Menurut Sudirman, pengusaha merupakan pilar untuk mendorong perkembangan ekonomi.

"Mereka juga memberikan lapangan pekerjaan. Untuk mengurangi kemiskinan, kita wajib mendukung investasi dari pengusaha," ucapnya. 

Kemudian, dia memberikan janji jika terpilih menjadi Gubernur Jateng akan mengadakan pendidikan ketrampilan atau vokasi terhadap buruh. 

"Kami punya janji tentang keterampilan para buruh, semangat untuk produktivitas, kita berikan training kepada tenaga kerja. Kita ingin mendorong ekonomi dan usaha, bukan hal mustahil lapangan pekerjaan untuk 5.000 pekerja akan kita capai," imbuhnya. 


(RRN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILGUB JATENG 2018
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 21-09-2018