Rampok Motor, Residivis Tikam Leher Tukang Ojek

Pythag Kurniati - 12 Oktober 2017 20:13 wib
Kapolres Karanganyar memegang barang bukti. Disampingnya pelaku penusukan tukang ojek. MTVN/Pythag
Kapolres Karanganyar memegang barang bukti. Disampingnya pelaku penusukan tukang ojek. MTVN/Pythag

Metrotvnews.com, Karanganyar: Seorang perampok ditangkap Kepolisian Resor (Polres) Karanganyar lantaran menusuk leher korbannya dengan senjata tajam. Pelaku bernama Suparno, 41.  itu baru dua bulan bebas dari penjara, dia nekat menyaru penumpang dan menusuk leher seorang tukang ojek berinisial D.

“Aksi dilakukan karena tersangka ingin mencuri motor korban,” ungkap Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto di Mapolres Karanganyar, Kamis, 12 Oktober 2017.

Henik mengatakan, peristiwa terjadi pada Rabu, 11 Oktober 2017 sekitar pukul 13.00 WIB. Suparno berdalih akan pergi ke rumah seorang rekannya di kawasan Colomadu, Karanganyar. 

Tapi, setibanya di kawasan Colomadu, pelaku meminta korban berputar-putar dengan alasan lupa alamat rumah rekannya. Padahal saat itu, pelaku sedang menentukan tempat tepat untuk melancarkan aksinya.

Mendapatkan lokasi tepat, tiba-tiba pelaku turun dan memaksa korban menyerahkan kunci dan sepeda motornya. Karena korban menolak, pelaku mengeluarkan pisau dapur dan menusuk korban di bagian leher dan pelipis. 

"Tusukan dilakukan lebih dari satu kali," kata Henik.

Beruntung korban dapat melawan dengan menggunakan kayu di sekitar lokasi. Warga yang mendengar kegaduhan langsung membantu korban dan meringkus pelaku.

Henik menambahkan, korban yang mendapatkan luka cukup parah saat ini telah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit TNI AU, Colomadu. Polisi juga menyita barang bukti, antara lain tas ransel, satu buah sabit, dan satu buah pisau dapur kecil.

Pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP Jo Pasal 53 KUHP. “Ancaman hukuman 9 tahun penjara,” ujar Henik. 


(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PENUSUKAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 20-10-2017