DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 20.111.147.901 (21 SEP 2018)

Pemkab Sleman Target 510 Wirausaha Baru

Ahmad Mustaqim - 10 Maret 2018 15:11 wib
Illustrasi (ANT/Aditya Pradana Putra).
Illustrasi (ANT/Aditya Pradana Putra).

Sleman: Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan upaya peningkatan wisata usaha. Tahun ini, Pemkab Sleman menarget bisa tercipta 510 wirausaha baru.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman, Tri Endah Yitnani menjelaskan, pemerintah mulai menggelar sejumlah pelatihan wirausaha dalam berbagai bidang. Setidaknya, tahun ini ada sekitar 2.040 peserta yang terlibat di dalam pelatihan itu. 

"Target kami, 25 persen peserta atau sebanyak 510 bisa menjadi wirausaha baru di Sleman," kata Endah di Sleman, pada Sabtu, 10 Maret 2018. 

Menurut dia, Pemkab Sleman tak hanya memberikan bekal membuka usaha. Pelatihan, katanya, juga akan diberikan untuk bisa menjalankan wirausaha berkelanjutan. Termasuk dengan memberikan pendampingan. 

Ia mengajar Pemkab memiliki Rumah Kreatif Sleman yang digunakan menampung seluruh permasalahan industri kecil dan menengah. Permasalahan itu kemudian jadi evaluasi dan masuk untuk membenahi program di tahun berikutnya. 

"Sehingga program-program kami berdasarkan persoalan nyata dari pelaku usaha,” ucapnya. 

Sejauh ini, ia tak menampik jika perkembangan industri di Sleman cukup lambat. Sebab, sejak 2011 hingga kini hanya ada 11 industri besar yang bisa berjalan berkelanjutan. Adapun industri-industri besar itu lebih pada wujud pusat perbelanjaan, teknologi produksi alat rumah sakit, serta garmen. 

Terpisah, Kepala Bindang Perindustrian, Disperindag Sleman, Selamet Riyadi mengatakan lambatnya perkembangan perisdustrian di Sleman salah satu karena wilayahnya bukan kawasan murni industri. Adapun industri dan wirausaha di Sleman didominasi kategori kecil serta rumah tangga. 

"Misalnya ada batik, dan olahan makanan memang cukup banyak," jelasnya. 

Meski jumlah industri kecil lebih banyak ketimbang yang skala besar, nilai investasinya memang tidak besar pula. Dalam pendataannya, ada sebanyak 16.523 industri kecil dan rumah tangga pada 2017. 

"Nilai investasinya total ada Rp116 juta. Lalu, ada 163 industri menengah dan besar dengan nilai investasi Rp482 juta," ungkapnya.


(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG WIRAUSAHA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 22-09-2018