Polres Brebes Droping 6.000 Liter Air Bersih Menggunakan Water Cannon

Kuntoro Tayubi - 13 September 2017 12:35 wib
Polisi memberi bantuan air bersih pada warga menggunakan kendaraan Armor Water Cannon di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Brebes, Jawa Tengah -- MTVN/Kuntoro Tayubi
Polisi memberi bantuan air bersih pada warga menggunakan kendaraan Armor Water Cannon di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Brebes, Jawa Tengah -- MTVN/Kuntoro Tayubi

Metrotvnews.com, Brebes: Musim kemarau berdampak pada berkuranganya ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Polres Brebes pun melakukan penyaluran air bersih ke beberapa desa terdampak kekeringan.

"Hari ini kita memberi bantuan air bersih di Kecamatan Larangan, Ketanggungan, dan Kecamatan Kersana. Ada tujuh titik yang akan kita bantu dengan menerjunakan sembilan truk tangki," kata Kapolres Brebes AKBP Sugiarto di Desa Kubangpari, Kersana, Brebes, Rabu 13 September 2017.

Sugiarto menuturkan, ada 6.000 liter air bersih diangkut menggunakan Armor Water Cannon (AWC), kendaraan taktis milik Polres Brebes. Kendaraan ini biasanya digunakan untuk membubarkan massa.

Mobil AWC dinilai sangat efektif karena mampu mengangkut 6.000 liter air bersih sekali jalan. Sehingga, menghemat biaya operasional pengiriman air bersih ke masyarakat.

Kapolsek Larangan AKP Joko Witanto menambahkan, pihaknya juga membagikan 30 jeriken air bersih di Desa Pamulihan. "Kemarin juga sudah dilakukan droping air bersih di Desa Karangbale, Kubangsari, dan beberapa desa yang mengalami kekeringan," lanjutnya.

Darto, warga Desa Karangbale, mengaku senang dengan bantuan droping air bersih dari Polres Brebes. Apalagi, kondisi sungai saat ini benar-benar kering tidak ada air. Jika membeli air bersih, ia harus merogoh kocel Rp12 ribu per galon.

"Bantuan ini bisa sedikit membantu saya yang kesulitan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari," kata Darto.


(NIN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KEMARAU DAN KEKERINGAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 24-09-2017