DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Penangkap Penyerang Gereja di Yogyakarta Dapat Penghargaan

Patricia Vicka - 14 Februari 2018 12:47 wib
Aiptu Munir (tengah) Saat Mendapat Penghargaan di Mapolda DIY, Rabu 14 Februari  2018. (Medcom.id/Patricia Vicka)
Aiptu Munir (tengah) Saat Mendapat Penghargaan di Mapolda DIY, Rabu 14 Februari 2018. (Medcom.id/Patricia Vicka)

Yogyakarta: Tindakan Aiptu Al Munir yang melumpuhkan pelaku teror Gereja St Lidwina diganjar penghargaan. Pria yang bertugas di  Polsek Gamping, Polres Sleman ini mendapatkan piagam dan pin dari Polda DIY.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Brigjen Pol Ahmad Dofiri pada Rabu, 14 Februari 2018 dalam upacara internal.

Ahmad Dofiri mengatakan penghargaan layak diberikan, karena kesigapan dan tindakan bijak Munir yang berhasil menangkap pelaku dengan cara tepat.

Baca: Penyerang Gereja St Lidwina Dibawa Densus 88

"Ini prestasi karena bisa melumpuhkan pelaku dengan cara yang tepat meski dalam keadaan terdesak. Bisa saja karena terdesak, pelaku jadi terbunuh. Tapi untungnya langkah yang dilakukan Munir tepat sehingga pelaku masih hidup," katanya di Mapolda DIY Jalan Ringroad Utara Yogyakarta, Rabu, 14 Februari 2018.

Aiptu Munir mengucapkan terimakasih atas penghargaan yang diberikan padanya. Ia berencana mewakafkan tanah pribadinya untuk sarana belajar mengajar pendirian bangunan TK dan SD. 

"Saya berterima kasih kepada pihak Polda dan Polres Sleman untuk Piagam dan pin yang diberikan," kata pria yang sudah 34 tahun berpofesi sebagai polisi ini.

Selain Munir ada belasan polisi berprestasi lainnya yang turut mendapat penghargaan dari Polda DIY.

Baca: Diduga Penyerang di Sleman Terkait Jaringan Poso

Aiptu Munir adalah salah satu petugas polisi yang melumpuhkan Suliyono, pelaku penyerangan umat dan Pastur Gereja St Lidwina.

Saat kejadian, Munir sedang patroli di sekitar Sleman. Ia segera menuju ke St Lidwina usai mendapat laporan dari warga adanya aksi penyerangan. Tiba dalam gereja, Munir melihat pelaku yang terus mengibaskan pedang ke orang sekeliling.

Aiptu munir sempat melepaskan tembakan ke atas satu kali dan meminta pelaku diam. Tapi diabaikan. Ia kemudian terkena sabetan pedang panjang saat berusaha meringkus pelaku. 

Dalam keadaan terluka, Munir melepas dua tembakan ke kaki pelaku yang membuat pelaku ambruk. Munir dan beberapa petugas segera mengamankan pelaku.


(LDS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PENYERANGAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 17-12-2018