Cantrang Dilarang, Kriminalitas Diprediksi Naik

Rhobi Shani - 10 Januari 2018 16:52 wib
Demo nelayan cantrang di Rembang, Jawa Tengah -- Medcom.id/Rhobi Shani
Demo nelayan cantrang di Rembang, Jawa Tengah -- Medcom.id/Rhobi Shani

Rembang: Angka kriminalitas di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, diprediksi bakal meningkat. Hal ini disebabkan larangan beroperasi kapal nelayan yang masih menggunakan cantrang.

"Itu (pelarangan kapal cantrang) pasti akan berdampak pada angka kriminalistas. Kasus perkelahian dan ketertiban masyarakat pasti akan naik," kata Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Ibnu Suka, Rabu, 10 Januari 2018.

Ibnu menjelaskan, nelayan yang biasa mencari ikan banyak yang tak lagi melaut karena mereka masih menggunakan cantrang. Pengangguran massal pasti menimbulkan gejolak.

Senada, Ketua Asosiasi Nelayan Dampo Awang Bangkit Suyoto mengatakan ribuan nelayan kehilangan mata pencarian. "Dampak larangan cantrang ini tidak hanya pada nelayan, tapi juga berdampak langsung pada sektor lainnya," kata dia.

Menurut Suyoto, nelayan Rembang belum semuanya mendapatkan bantuan alat tangkap ikan ramah lingkungan. Dari total nelayan yang ada, baru 20 persen yang sudah mendapat bantuan.

"Itu pun tidak sesuai dengan yang dibutuhkan nelayan. Jaringnya banyak yang mau dijual kembali karena tidak bisa dioperasikan. Dibawa ke laut tidak mendapatkan ikan, malah rugi di bekal," ungkap Suyoto.

Kendala lain yang dihadapi nelayan Rembang, tambah Suyoto, yaitu sulitnya mendapatkan modal dari bank. Untuk beralih usaha atau mengubah bentuk kapal, nelayan membutuhkan modal tidak sedikit.


(NIN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG CANTRANG
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 22-04-2018