Sineas Brebes Garap Film Gerakan Kembali Sekolah

Kuntoro Tayubi - 13 Agustus 2017 15:53 wib
Proses pengambilan gambar film dokumenter Gerakan Kembali Sekolah di Brebes, Jawa Tengah -- MTVN/Kuntoro Tayubi
Proses pengambilan gambar film dokumenter Gerakan Kembali Sekolah di Brebes, Jawa Tengah -- MTVN/Kuntoro Tayubi

Metrotvnews.com, Brebes: Sekelompok sineas asal Brebes, Jawa Tengah, menggarap film dokumenter tentang gerakan kembali sekolah. Film ini sengaja diproduksi karena banyak anak-anak di Brebes putus sekolah.

"Puluhan ribu anak di Brebes tidak sekolah. Ini salah satu indikator lemahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Brebes yang menempati rangking terakhir di Jateng," kata Koordinator RAS Picture Rio Saputra usai pengambilan gambar di Desa Cenang, Kecamatan Songgom, Brebes, Minggu 13 Agustus 2017.

Menurut Rio, butuh peran serta masyarakat untuk peduli dengan hak pendidikan anak. Apalagi, masa depan anak masih panjang dan menjadi harapan bangsa.

Dari data yang dia peroleh, partisipasi masyarakat Brebes akan pentingnya pendidikan anak masih rendah. Untuk itu, ia bersama komunitas sinematografi RAS Picture membuat film dokumenter yang menceritakan perjuangan seorang kepala desa dan Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP) yang berjuang mengembalikan anak ke bangku sekolah.

"Saya mendapat referensi, Desa Cenang cukup aktif melakukan program gerakan kembali sekolah. Saat ini, sudah ada 20 anak yang dikembalikan ke sekolah," ujar Rio.

Tentu ini menarik,  mengingat proses pengembalian anak ke sekolah banyak menemui kendala di lapangan. Di antaranya, ada orang tua yang keras melarang anaknya sekolah.

"Permasalahan klasik adalah faktor ekonomi. Namun, kepala desa dan FMPP mencarikan solusi beayanya," ujarnya.

Rio menjelaskan, film adalah cara efektif mengenalkan masalah pada masyarakat. Film dapat menggambarkan kondisi yang sebenarnya terjadi di lapangan.

Film berdurasi 5 menit ini direncanakan mendukung peluncuran program 1.000 anak kembali sekolah pada September 2017. Hasil pengambilan gambar akan ditayangkan pada kegiatan malam penggalangan dana atau gala dinner pada akhir Agustus ini.

Terpisah, Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Kabupaten Brebes Angkatno mengakui, angka anak tidak sekolah (ATS) di Brebes mencapai puluhan ribu. Mereka tersebar di 17 kecamatan dan 297 desa/kelurahan.


(NIN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PENDIDIKAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 24-10-2017