DI Yogyakarta Sinkronisasi Data untuk Sambut Samsat Online

Patricia Vicka - 13 September 2017 17:46 wib
Ilustrasi e-samsat. Foto: Antara/Feny Selly
Ilustrasi e-samsat. Foto: Antara/Feny Selly

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Polda DI Yogyakarta (DIY) tengah mempersiapkan sistem untuk menyambut program Samsat Online (e-Samsat) Nasional. Tim IT Polda DIY tengah menyinkronasi data pemegang STNK dan sistem pembayaaran pajak STNK di seluruh Yogyakarta dengan provinsi lain.

Tahap awal sinkronisasi data dilakukan dengan kantor Samsat di 7 provinsi. Provinsi tersebut adalah provinsi yang telah sepakat untuk meluncurkan e-Samsat.

"Data-data sedang kami sinkronkan dengan tujuh provinsi itu. Juga sinkronisasi sama Pemda DIY," ujar Direktur Lalu Lintas Polda DIY AKBP Usman Latif di Kantornya di Yogyakarta, Rabu 13 September 2017.

Sinkronisasi data dan sistem ini penting karena Samsat di tiap provinsi memiliki sistem dan program berbeda. Selain sinkronisasi data pajak dan kepemilikan kendaraan, sinkronisasi dengan bank pembayaran juga dilakukan.

"Kalau sudah sinkron, data orang Yogyakarta bisa dibuka di Samsat Jakarta. Biar bisa tahu jumlah pajaknya berapa," jelasnya.

Unduh dan bayar

Sementara itu Kepala Seksi STNK Ditlantas Polda DIY Kompol Lutfhi menjelaskan, mekanisme pembayaran pajak melalui E-Samsat Nasional dimulai mengunduh aplikasi e-Samsat di handphone mereka. Pemiliki kendaraan kemudian mengisi data nomor registrasi kendaraan bermotor (NRKB) dan nomor induk kependudukan di aplikasi itu.

"Setelah isi data akan keluar kode tagihan untuk pembayaran. Lalu warga pergi ke bank, atau ATAM, atau internet banking untuk bayar. Bukti bayar disimpan. Lalu warga pergi ke kantor Samsat asal untuk validasi sntnk," beber Lutfhi.

Agar warga tidak bingung, kepolisian segera sosialisasi e-Samsat Nasional usai diluncurkan. Ia yakin masyarakat Yogyakarta yang melek teknologi tidak akan kesulitan menggunakan aplikasi ini.

Samsat Online akan diluncurkan Oktober 2017. Awalnya akan diterapkan pada 7 Provinsi di Jawa dan Bali diantaranya DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY dan Bali


(SUR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PAJAK KENDARAAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 24-09-2017