DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Calon Peserta Umrah Abu Tours Yogyakarta Minta Refund

Patricia Vicka - 12 Maret 2018 15:15 wib
Kantor Abu Tours, Tegal Rejo, Yogyakarta, DI Yogyakarta. Foto: Medcom.id/Patricia Vicka
Kantor Abu Tours, Tegal Rejo, Yogyakarta, DI Yogyakarta. Foto: Medcom.id/Patricia Vicka

Yogyakarta: Calon jemaah umrah Abu Tours cabang Yogyakarta meminta manajemen Abu Tours mengembalikan uang mereka (refund). Mereka keberatan jika harus membayar uang tambahan.

Salah seorang calon peserta umrah, Irianto, mengatakan sebagian besar calon jemaah umrah di Yogyakarta berharap uang segera dikembalikan. Sebab, jumlah yang harus dibayarkan per orang dengan penambahan biaya dirasa sangat tinggi.

"Kalau tambah Rp15 juta lagi, berarti harga umrahnya jadi Rp30 juta. Mahal, sudah seperti umrah plus," ujarnya kepada Medcom.id melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Senin, 12 Maret 2018.

Selain itu jemaah juga keberatan jika diminta mencari peserta tambahan di saat ketidakjelasan jadwal keberangkatan. “Ngapain juga ajak dua orang lagi kalau yang sekarang saja belum berangkat,” ucap karyawan swasata ini.

Seperti diketahui manajemen Abu Tours mengeluarkan maklumat berisi tiga opsi pemberangkatan calon jemaah. Pertama diminta menambah biaya Rp15 juta. 

Kedua menambah biaya Rp10 juta, dengan syarat mencari tambahan 1 orang yang hendak umrah lagi dengan biaya Rp 21 juta. Terakhir calon jemaah hanya dibebankan biaya tambahan Rp6 juta asalkan mendapat tambahan dua calon peserta umrah.

Irianto menjelaskan, ia mendaftarkan diri untuk seorang diri. Ia mengetahui Biro Umrah Abu Tours dari sang istri dan keluarga. 

“Istri dan ponakan berangkat umrah pakai jasa Abu Tours tahun 2017. Saat itu pelayanan Abu Tours bagus dan memuaskan. Makanya saya percaya dan ikut daftar,” kata dia.

Saat itu sang istri hanya diminta membayar Rp13 juta per orang untuk sekali keberangkatan. Tergiur dengan harga murah dan pelayanan bagus, Irianto memutuskan membeli paketan umrah di biro yang sama.

 Ia mengambil paket umrah seharga Rp16 juta pada pertengahan 2017. Ia direncanakan berangkat pertengahan Januari 2018. Namun jelang keberangkatan, manajemen Abu Tours menunda keberangkatan hingga pertengahan Februari 2018.

“Awal Januari mereka sempat mengumpulkan jemaah untuk persiapan keberangkatan. Ternyata diundur ke pertengahan Februari 2018. Abis itu tidak ada kabar lagi,” jelas dia.

Belum sempat diberangkatkan, kantor manajemen Abu Tours cabang Yogyakarta ditutup. Kegiatan operasional dan para karyawan diberhentikan sejak 5 Februari 2018. Komunikasi dengan pihak Abu Tours terputus. 

Iriyanto mengaku pernah menghubungi manajement Abu Tours di Jakarta dan Makassar via telepon dan email. Sayangnya tak ada balasan.

Keberatan juga disampaikan oleh Ikhwan Jati, calon peserta umrah Abu Tours cabang Yogyakarta lainnya. Tambahan uang Rp15 juta dirasa terlalu tinggi. Seharusnya harga ideal yang dibayarkan hanya Rp 5-6 juta per orang.

"Kalau disuruh nambah Rp15 juta, lebih baik uang saya dikembalikan saja. Kalau hanya Rp5-6 juta enggak apa-apa," kata dia.


(LDS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PENIPUAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 10-12-2018