Bupati Sleman Antar Putra Sulung Jenderal Sudirman ke Pemakaman

Patricia Vicka - 22 Agustus 2016 17:11 wib
Ahmad Tidarwono, putra sulung Jenderal Sudirman, meninggal pada Minggu 21 Agustus, MTVN - Patricia Vicka
Ahmad Tidarwono, putra sulung Jenderal Sudirman, meninggal pada Minggu 21 Agustus, MTVN - Patricia Vicka

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Bupati Sleman Sri Purnomo turut menghantar Ahmad Tidarwono, putra sulung Jenderal Sudirman, ke pemakaman. Ahmad meninggal di usia 79 tahun pada Minggu 21 Agustus akibat sakit pencernaan.

Almarhum dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum Blunyah Gede, Jalan Monumen Jogja Kembali, Sleman, DI Yogyakarta. Selain Bupati Sleman, Kapolres Sleman AKBP Yulianto dan anggota DPRD DIY Sadar Narima turut menghadiri pemakaman.

Bugiakso, menantu almarhum, mengatakan mertuanya itu sempat menjalani perawatan di Jogja International Hospital (JIH) selama satu bulan. Sebab mertuanya mengalami gangguan pencernaan.


(Prajurit TNI mengangkat jenazah putra sulung Jenderal Sudirman ke pemakaman, MTVN - Patricia Vicka)

"Bapak meninggal kemarin siang sekitar pukul 15.40 wib karena komplikasi percernaan," ujar Bugiakso di rumah duka di Jalan Palagan Tentara Pelajar km 12 Donolayan, Nganglik, Sleman, Senin (22/8/2016).

Bugiakso mengaku sering mendapat cerita soal masa kecil mertuanya. Sebagai anak sulung, Ahmad dekat dengan Sang Jenderal.

Namun di usia 10 tahun, Jenderal Sudirman meninggalkan keluarganya untuk bergerilya mempertahankan kemerdekaan RI.

"Namun sebelum ayahnya pergi, Bapak Ahmad masih sempat bermain bersama Jenderal," tutur Bugiakso.

Bagi Bugiakso, mertuanya itu meneruskan falsafah hidup dari Jenderal Sudirman. Misalnya bersabar, berperilaku santun, dan berwibawa.

"Pak Ahmad tidak pernah marah, nasihatnya santun dan pembawaannya berwibawa," lanjutnya.

Sementara itu suasana duka menyelimuti rumah duka meski pemakaman telah dilakukan. Karangan bunga memenuhi jalan masuk menuju rumah. Pelayat terus berdatangan.


(RRN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG OBITUARI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 24-09-2017