DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 12.672.749.522 (17 AGUSTUS 2018)

Keluarga Korban Pelemparan Batu Minta Pelaku Dihukum

Kuntoro Tayubi - 11 Juni 2018 19:31 wib
Salah satu keluarga korban menunjukkan foto Saeful Mazazi, yang tewas terkena lemparan batu besar di jalan tol Jakarta-Cikampek. Medcom.id /Kuntoro Tayubi
Salah satu keluarga korban menunjukkan foto Saeful Mazazi, yang tewas terkena lemparan batu besar di jalan tol Jakarta-Cikampek. Medcom.id /Kuntoro Tayubi

Tegal: Saeful Mazazi, 42, warga Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, menjadi korban pelemparan batu hingga tewas di jalan tol Jakarta-Cikampek pada Selasa, 5 Juni 2018. Keluarga korban meminta agar polisi segera menangkap pelaku pelemparan dan menghukumnya.

"Kami minta polisi mengusut tuntas dan menangkap pelaku," kata Siksi Meirina Arli, 38, istri korban, saat ditemui di rumahnya di Desa Danawarih  seraya meneteskan air mata, Minggu, 10 Juni 2018.

Siksi tampak sangat terpukul atas kejadian yang menimpa suaminya. Siski juga menyesalkan Jasa Marga yang lalai dalam memberikan perlindungan atau keamanan kepada pengguna jalan tol.

Siksi menuturkan, peristiwa tragis tersebut terjadi saat rombongan keluarga yang selama ini berwirausaha di Jakarta hendak mudik ke Tegal. Saat itu, korban Saeful mengendarai mobil Toyota Calya G 8696 ZP.

Siksi duduk di belakang suami. Sedangkan karyawannya, Zaenal Abidin duduk di samping korban. Saat perjalanan antara ruas jalan Tol Pondok Gede ke arah Cikunir, batu sebesar bola jatuh menimpa kaca depan tepat di depan pengemudi.

Batu tersebut diduga sengaja dijatuhkan atau dilempar dari atas jembatan penyeberangan orang (JPO) yang berada di ruas tol tersebut. Batu langsung mengenai wajah dan dada korban. Saat itu korban langsung tak sadarkan diri.

Baca: Polisi Buru Pelempar Batu di Tol Cikampek

Meski sempat panik, Zaenal Abidin yang duduk di samping sopir dan Siksi yang duduk di belakang sopir langsung mengambil tindakan. Zaenal memegang setir dan berusaha menepi, sedangkan Siksi langsung melompat dari tempat duduknya untuk menginjak rem.

"Setelah menepi, kami langsung meminta bantuan. Ambulans baru tiba sekitar setengah jam kemudian dan langsung membawa Pak Saeful ke rumah sakit. Namun nyawanya tak tertolong," jelas Zaenal.

Korban kemudian dibawa ke rumah duka dan langsung dimakamkan. Keluarga dan warga setempat menggelar tahlilan untuk mendoakan korban. Dari pantauan, tampak karangan bunga duka cita dari pihak Jasa Marga di depan rumah duka.

Baca: Jasa Marga Tingkatkan Keamanan Pasca Insiden Lempar Batu di Tol


 


(SUR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG JALAN TOL
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 17-08-2018