Debit Air Waduk di Brebes Susut Drastis

Kuntoro Tayubi - 13 September 2017 12:40 wib
Waduk Malahayu, di Desa Malahayu Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi)
Waduk Malahayu, di Desa Malahayu Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi)

Metrotvnews.com, Brebes: Musim kemarau yang berkepanjangan menyebabkan debit air waduk di banyak daerah mengalami penyusutan. Waduk Malahayu di Desa Malahayu Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mengalami penyusutan cukup drastis.
 
“Kalau dalam kondisi normal volume air di Waduk Malahayu ini mencapai 31 juta meter kubik per-detik, saat ini tinggal 5 juta meter kubik per-detik,” kata petugas opersaional Waduk Malahayu, Fadilah, Rabu, 13 September 2017, di Malahayu.
 
Ia menjelaskan, waduk malahayu berfungsi memasok air ke areal persawahan seluas 12.378 hektare di tiga kecamatan, yakni Banjarharjo, Kersana dan Ketanggungan. Untuk memasok air ke areal persawahan, petugas waduk menerapkan sistem gilir dengan aturan yang sangat ketat.
 
Meski mengalami penyusutan, tapi masih ada nelayan yang yang ke tengah waduk unuk mencari ikan. Penyusutan volume air waduk malahayu ini sudah berlangsung sejak Maret dan secara pelan tapi pasti terus mengalami penyusutan.
 
“Mengingat musim kemarau yang masih akan berlangsung lama, dipastikan debit air akan terus menyusut dan pasokan air ke areal persawahan terancam terhenti,” ungkapnya.
 
Sementara itu, volume air di Waduk Penjalin yang berada di Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, juga menyusut hingga 50 persen. Waduk Penjalin sebagai sumber cadangan pengairan bagi lahan pertanian di wilayah tengah dan utara Kabupaten Brebes memiliki luas 1,25 kilometer persegi.
 
"Daya tampung volume air di waduk Penjalin mengalami penyusutan. Diperkirakan susut hingga 4,8 juta meter perkubik," ujar kepala UPT Pemali Hulu, Tasali.

Sesuai data, kapasitas normal waduk Penjalin mencapai 9,5 juta meter kubik, namun saat ini hanya tersisa sekitar 4,7 juta meter kubik saja.

(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KEMARAU DAN KEKERINGAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 19-11-2017