DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.052.810.215 (14 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Pelaku Penyerangan Gereja Berstatus Mahasiswa

Ahmad Mustaqim - 11 Februari 2018 16:43 wib
Kepala Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, Brigadir Jenderal Ahmad Dofiri. (Medcom.id-Ahmad Mustaqim)
Kepala Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, Brigadir Jenderal Ahmad Dofiri. (Medcom.id-Ahmad Mustaqim)

Sleman: Kepala Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, Brigadir Jenderal Ahmad Dofiri mengatakan pelaku penyerangan Gereja Santa Lidwina Bedog Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Suliono, berstatus mahasiswa. Hal itu diketahui setelah kepolisian memeriksa barang bukti pelaku yang disita polisi. 

"Barang bukti ada pedang, identitas, dan ada ijazah di dalam tasnya," kata Dofiri di halaman Gereja St Lidwina pada Minggu, 11 Februari 2018. 

Ia mengaku belum bisa memastikan berapa orang yang terlibat. Ia mengaku mendapat informasi ada orang yang menemani pelaku dan berada di luar ruangan peribadatan. 

"Tapi untuk sementara, pelaku baru satu. Infonya memang ada yang menemani. Kami dalami dulu," kata diam 

Ia menambahkan, pelaku Suliono sudah mendapatkan penanganan medis di RS Bhayangkara Polda DIY. Setelah terus membaik, polisi akan segera memeriksa Suliono. 

"Saya Belum bisa menjelaskan secara terperinci. Kita tak boleh berspekulatif. Nanti kalau (kondisi pelaku) sudah stabil akan kami interogasi mendalam. Sehingga bisa mengunggkap apa motif di balik itu semua," tutur Dofiri. 

Sebelumnya, Suliono melakukan tindak kekerasan saat proses ibadah di Gereja Santa Lidwina Bedog, Sleman pada Minggu pagi, 11 Februari 2018. Romo Karl Edmund Prier yang memimpin peribadatan mengalami luka bacok akibat pelaku yang merupakan warga Banyuwangi, Jawa Timur. Selain Romo Prier, tiga jemaat juga mengalami luka dan dirawat di Rumah Sakit Panti Rapih. 


(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PENYERANGAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 21-11-2018