DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 41.348.051.099 (17 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Warga Sragen Korban Kecelakaan Malaysia Baru Sebulan Merantau

Pythag Kurniati - 25 Oktober 2017 22:33 wib
Ilustrasi: MTVN/Rakhmat Riyandi
Ilustrasi: MTVN/Rakhmat Riyandi

Metrotvnews.com, Sragen: Tujuh Warga Negara Indonesia (WNI) dinyatakan tewas dalam kecelakaan bus karyawan di Pulau Penang, Malaysia, Selasa 24 Oktober 2017. Salah satu korban meninggal dunia bernama Wami Windasih, 19, adalah warga Sragen, Jawa Tengah, baru sebulan merantau.

Kepala Desa Kandangsapi Pandu membenarkan bahwa korban tewas merupakan warganya. Ia menambahkan, Wami baru satu bulan bekerja di Malaysia. “Dia anak pertama dari tiga bersaudara,” imbuh Pandu saat dihubungi, Rabu 25 Oktober 2017.

Wagiyono, ayah Wami, hanya seorang petani. Sedangkan ibunya berjualan cilok di pinggir jalan.

“Jadi bisa dikatakan dia tulang punggung keluarga,” tuturnya.

Jenazah Wami diterbangkan dari Malaysia menuju Indonesia melalui Bandara Adisucipto, Yogyakarta pada Jumat 27 Oktober 2017. Setelah tiba di Yogyakarta, jenazahnya langsung dibawa ke Sragen.

Jenazah Wami akan disemayamkan di rumah duka, Kandang Sapi, Jenar, Sragen. Jenazah gadis nahas ini akan dikebumikan di pemakaman Kombang Dukuh Sidomulyo.

(Baca: Tujuh WNI Tewas dalam Kecelakaan Bus Maut di Penang)

Wami menjadi korban kecelakaan maut terjadi di kilometer 47, Lebuh Utara Selatan, Pulau Penang, Malaysia. Kecelakaan antara bus karyawan pabrik Sony dan Plexus sekitar pukul 06.00 waktu setempat, Selasa, 24 Oktober 2017.

Dalam tabrakan tersebut, delapan orang tewas. Tujuh merupakan WNI, sedangkan satu orang adalah warga Malaysia.

Pejabat Konsuler KJRI Penang Neni Kurniati langsung memberi tahu keluarga korban meninggal dunia setelah melakukan identifikasi. “Sementara WNI yang luka juga terus kita tangani dan pantau kondisinya,” ungkap Neni.


(SUR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KECELAKAAN MAUT
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 19-10-2018