Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.606.841.593 (13 JULI 2018)

Menyulap Sampah Gunung jadi Wahana Swafoto

Budi Arista Romadhoni - 13 Januari 2018 17:21 wib
 Pemandangan matahari terbit di hiasan botol bekas. Foto: Medcom.id/Budi Arista Romadhoni
Pemandangan matahari terbit di hiasan botol bekas. Foto: Medcom.id/Budi Arista Romadhoni

Semarang: Pendaki Gunung Ungaran banyak yang tak merawat lingkungan. Buktinya, tak sedikit jumlah sampah botol plastik dibuang sembarangan para pendaki.

Hal ini membuat relawan Solidaritas Anak Kluwihan Peduli Alam (SAKPALA) harus berpikir kreatif. Jika sampah bisa dimanfaatkan, kenapa tidak? Anggota Bagian Kreatif SAKPALA Dwi Ahmad Fakori mencoba memanfaatkan botol bekas menjadi karya bernilai.

"Terinsiprasi dari Gunung Kelir, di sana dibuat untuk tempat selfie (swafoto). Di sana dicat dengan warna warni, kalau di sini natural dan kalau malam ada lampunya," kata Dwi.

Dari sampah botol yang tidak terpakai, sejumlah wahana swafoto yang menarik para pendaki dibuat. Tak sedikit mereka yang mendaki atau berkemah mengabadikan momen dan suasana pegunungan.

"Baru 6 bulan ini kita memanfaatkan, sekarang sudah kita buat yaitu goa botol, gapura, hati, bintang, atap gazebo, dan rencana juga buat benteng kalau sudah terkumpul dua ribu botol," tambahnya.


Anggota Bagian Kreatif SAKPALA Dwi Ahmad Fakori menunjukkan salah satu gazebo berbahan baku botol plastik. Foto: Medcom.id/Budi Arista Romadhoni

Dwi mengakui harus memutar otak karena imbau ke pengunjung untuk menjaga alam kerap tidak di dengar. Setiap minggunya ada 100an botol yang didapatkan oleh relawan SAKPALA. Angka tersebut tidak pernah berkurang.

"Kalau pas lagi musim mendaki, bisa sampai satu mobil pickup," ucapnya.

Selain untuk membuat wahana selfie atau swafoto, botol-botol tersebut juga dimanfaatkan untuk tanaman hidroponik.

Pengunjung Gunung Ungaran pun mengapresiasi kreatifitas dan kecerdikan para relawan. Seperti yang diungkapkan Dito Pradana asal Sleman yang sedang berkemah di Basecamp Mawar Gunung Ungaran.

"Buat foto sunrise (matahari terbit) bagus sekali. Niatnya cuma berkemah, tapi ada tempat swafoto botol bekas. Lumayan, Instagram-able," ungkapnya.


Anggota Bagian Kreatif SAKPALA Dwi Ahmad Fakori merampungkan pembuatan wahana selfie. Foto: Medcom.id/Budi Arista Romadhoni

 


(SUR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG LINGKUNGAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 16-07-2018