DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 41.348.051.099 (17 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Firasat Ki Manteb Sebelum Ki Enthus Wafat

Kuntoro Tayubi - 15 Mei 2018 19:17 wib
Almarhum Bupati Tegal Ki Enthus Susmono (kiri) bersama Ki Manteb Sudarsono, saat mementaskan wayang kulit lakon Raja Mala. MI/Angga Yuniar
Almarhum Bupati Tegal Ki Enthus Susmono (kiri) bersama Ki Manteb Sudarsono, saat mementaskan wayang kulit lakon Raja Mala. MI/Angga Yuniar

Tegal: Dalang tersohor Ki Manteb Soedharsono merupakan guru Bupati Tegal Ki Enthus Susmono. Ki Manteb pun berkisah soal obrolan terakhirnya dengan 'Bupati Dalang' yang jadi firasat.

Ki Manteb berkomunikasi terakhir dengan Enthus pada 7 Mei 2018 lalu. Saat itu, ia tengah berada di Palembang, Sumatera Selatan.

Enthus menelepon Ki Mantheb untuk berdiskusi soal pementasan wayang. Enthus ingin membawakan lakon Pandawa Mukso, matinya Pandawa.

"Dia bicara mau dibawakan buat wayang wong (orang). Lah. Aku ngomong 'enggak bisa, itu kan lakon wayang. Wayang ya wayang, orang ya orang'," kata dia saat melayat di rumah duka Desa Bengle, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Selasa, 15 Mei 2018.

Baca: Isak Tangis Iringi Pemakaman Ki Enthus Susmono

Komunikasi terakhir soal lakon Pandawa mati itu menjadi firasat bagi Ki Manteb. Apalagi, lakon Pandawa  Mukso baru dibawakan Ki Manteb dua kali seumur hidup menjadi dalang.Ki Manteb menyebut, jarang ada dalang yang mau membawakan judul meninggalnya tokoh baik di pewayangan.

Bersama Joko Edan, Enthus berguru pada Ki Manteb. Sejak masih muda keduanya belajar menjadi dalang. Sebelum menjadi dalang Enthus diruwat di Pantai Widarapayung Cilacap. Menurutnya, saat itu dia masih kotor sehingga harus dibersihkan.

Baca: Ki Enthus Sosok Humoris, Berani, dan Transparan

Ia mengisahkan sosok Enthus merupakan sosok yang keras namun suka becanda. Dia tidak pernah takut pada siapapun. "Tapi kalau sama saya dia bilang takut. Mung karo njenengan aku wedi, dia ngomong gitu," ucapnya.

Bupati Tegal Enthus Susmono meninggal dunia di RSUD dr Soeselo Slawi, Senin, 14 Mei 2018, pukul 19.15. Dalang kondang ini tutup usia karena serangan jantung.

"Penyebab kematian karena serangan jantung," kata Pjs Bupati Tegal Sinoeng Nugroho Rachmadi, di sela pemakaman Enthus.


(SUR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG OBITUARI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 18-10-2018